oleh

Di Riau Jumlah Suspect Virus Corona Capai 41 Orang

PEKANBARU, PUBLIKNEWS.COM  – Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau mencatat total pasien terduga (suspect) terjangkiti virus corona atau Covid-19 sebanyak 41 orang per 21 Maret 2020.

Mimi Yuliani Nazir, Kepala Dinas Kesehatan Riau, mengungkapkan jumlah pasien suspect Covid-19 di Riau pada periode 3—21 Maret 2020 mencapai 41 orang.

“Ada penambahan 7 pasien, sehingga jumlah kasus suspect corona di Riau dari 3 Maret hingga 21 Maret 2020 ada sebanyak 41 pasien dalam pengawasan (PDP),” kata Mimi, Minggu (22/3/2020), seperti dikutip dari keterangan resmi.

Adapun, dari jumlah tersebut tercatat 10 orang telah dinyatakan negatif dan 1 orang positif. Sementara itu, pasien yang masih dirawat di beberapa rumah sakit rujukan yang tersebar di Riau sebanyak 30 orang.

Baca Juga :  Terkait Jalan Rusak di Kampung Rawang Air Putih Siak, Zaini: Habis Dibangun Turun Hujan

Selain 4 rumah sakit rujukan yang ditunjuk Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi Riau juga menggandeng rumah sakit swasta untuk menangani pasien terduga maupun positif terinfeksi virus corona, yaitu RS Awal Bros, RS Ibnu Sina, RS Santa Maria, dan RS Eka Hospital.

Selanjutnya, RSD Madani juga sedang disiapkan untuk menjadi rujukan. RS Bhayangkara dan RS Tentara juga telah bersedia untuk menerima pemeriksaan pasien dengan gejala corona.

Saat ini di RS Madani, yang merupakan rumah sakit milik Pemkot Pekanbaru, telah menyediakan ruang isolasi khusus pasien positif Covid-19.

Baca Juga :  Kasus Positif Corona di Riau, Bertambah Jadi 11

Pemerintah juga telah menyediakan 30 kamar perawatan pasien yang memiliki gejala-gejala Covid-19.

“RSUD Madani milik Pemkot juga menjadi Rumah sakit yang bersiap siaga menangani pasien Corona. Seandainya terjadi penambahan pasien positif dan tidak terkendali, maka ada RSUD Madani. Tapi kita kan tidak menghendaki itu,” kata Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi.

Ayat mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik, tapi tetap mewaspadai diri dari penyebaran virus Corona ini. Pemerintah juga telah melakukan upaya pencegahan di tempat layanan publik, mulai dari pemeriksaan suhu tubuh kepada setiap pengunjung yang akan mengakses layanan. Selain itu juga dilakukan penyemprotan disinfektan di ruang-ruang publik.

Baca Juga :  Nasib Jembatan Yang Megah Tak Berlampu di Siak, Jadi Tempat "Mojok"

Sumber : Detik
Editor : Yuni


Siapakah Yang Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Siak 2020 - 2025?
  • *) Pilih Salah Satu



Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar