SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Sejumlah warga Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau kembali melakukan aksi pemutusan akses jalan perkebunan sawit dengan menggunakan Cangkul, Minggu (21/7/2024) pagi.
Aksi itu merupakan kedua kalinya dilakukan oleh warga Temusai. Sebelumnya, aksi serupa juga dilakukan pada minggu lalu.
Aksi itu menuntut janji yang diucapkan pengusaha terkait pembagian 20 persen lahan kepada masyarakat melaui kelompok tani. Namun, sampai saat ini janji tersebut belum juga ditunaikan.
“Aksi akan kita lakukan terus sampai janji pengusaha itu ditunaikan,” kata Slamet Ladiono, kepada Publiknews.com, Minggu (21/7/2024) sore.
Slamet juga menegaskan, jika tidak ada respon dari semua pihak. Maka, aksi akan digelar kembali dengan jumlah massa lebih banyak.
“Sudah seminggu gak ada respon, tadi saya bersama warga yang lain melakukan aksi pemutusan akses jalan kembali. Kalau tidak ada respon juga, kami akan kerahkan aksi massa lebih banyak lagi,” tegasnya.
Ditempat terpisah Camat Bungaraya Wasito mengatakan, ia pernah menanyakan hal yang dituntut warga Kampung Temusai itu ke pengusaha. Sang pengusaha pun mengiyakan janji yang diucapkannya itu.
“Saat di kantor Penghulu Kampung Temusai saya bertanya langsung sama pengusaha tentang 20 persen, dan itu disaksikan penghulu, kadus dan tokoh masyarakat. Ia mengiyakan, bahkan saya tanyakan sampai dua kali dan jawabanya sama, ia menyerahkan 20 persen untuk masyarakat melalui kelompok tani,” kata Camat.
Camat juga berharap, agar pengusaha segera menunaikan apa yang sudah diucapkannya itu ke warga Temusai. Dengan harapan, gejolak tidak akan timbul kembali di kampung tersebut.
“Untuk pengusaha tunaikanlah janjinya itu, jangan sampai masalah ini berlarut-larut,” harapnya.
Laporan: Koko
Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News
Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500






