HEBOH, Video Kucing Dipukuli Sampai Mati, Animal Defender Akan Lapor Polisi

Lifestyle2,191 views

PUBLIKNEWS.COM – Viral sebuah video yang menampilkan adegan pemukulan terhadap seekor kucing hingga mati. Kucing itu dipukuli menggunakan sapu. Aksi pembunuhan hewan itu disebut-sebut terjadi di Bekasi, Jawa Barat.
Pemilik Animal Defender, Doni Herdaru Tona, mengatakan pihaknya telah mengetahui video pemukulan kucing itu. Ia akan menempuh jalur hukum.

“Buat kami, hal ini harus tetap ditegakkan hukumnya, agar menjadi pembelajaran bersama, mengenai hak hidup hewan,” ujar Doni lewat pesan singkat kepada detikcom, Selasa (18/2/2020).

Doni menganalisis pelaku sering melakukan pemukulan terhadap hewan. Pasalnya, pelaku dinilai fasih memilih titik tumpul pada senjata yang ia gunakan untuk membunuh kucing, yaitu gagang sapu.

“Dan setelah sekali pukul, dia berlalu santai. Tidak emosional melanjutkan pukulannya, yang bisa memancing perhatian orang lain disekitar. He is pro,” kata Doni.

Doni mengaku telah mendatangi rumah pemilik kucing, namun pemilik kucing enggan bersaksi. Oleh sebab itu, Animal Defender akan melaporkan aksi pembunuhan hewan itu ke Polres Metro Bekasi Kota siang ini. Ia juga akan membawa sejumlah berkas.

“Kami sudah mendapatkan arahan dari kepolisian dari poin mana masuk pelaporannya. Kami akan kembali lagi nanti siang (18 Feb 2020) ke Polres Bekasi untuk datang dengan berkas yang diminta oleh kepolisian, untuk segera ditindaklanjuti menjadi LP,” tuturnya.

Dalam video yang beredar di media sosial, tampak pelaku mengenakan kaos berwarna putih dan celana panjang berwarna krem. Ia menghampiri kucing yang sedang tertidur di depan sebuah rumah.

Seketika pelaku mengambil sapu dan memukul kucing itu. Kucing itu terkulai lemas. Pelaku pun langsung meninggalkan kucing yang tergeletak tak berdaya itu.

Sumber : Detik
[ays_poll id=1]

Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News


Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500

Komentar