Jelang Pilkada, Bupati Siak Alfedri Ditabalkan Gelar Adat Sebagai Datuk Seri Setia Amanah

Daerah, Siak742 views

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Bupati Siak Alfedri dijadwalkan akan menyandang gelar Datuk Seri Setia Amanah. Penabalan itu akan dilaksanakan di gedung LAMR Kabupaten Siak, Minggu (9/6/2024).

Penabalan gelar itu dilakukan menjelang masa berakhirnya Alfedri dan Husni Merza sebagai Bupati dan Wakil Bupati Siak dan menjelang Pilkada mendatang. Alfedri akan mendapat gelar adat Datuk Seri Setia Amanah, sedangkan Husni Merza mendapat gelar Timbalan Setia Amanah.

Saat dikonfirmasi Publiknews.com, Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Siak Arfan Usman membenarkan agenda tersebut.

“Hari Minggu 9 Juni ini,” jawabnya melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat (7/6/2024) petang.

Penabalan gelar adat itu mendapat sorotan dari lapisan masyarakat Siak. Menurutnya, penabalan harusnya dilakukan sejak dilantik menjadi bupati dan wakil bupati kala itu. Mengapa baru dilakukan disaat menjelang masa jabatan berakhir.

“Kami menduga ini ada nuansa politik. Memang tidak ada aturan baku yang mengatur dan ada mekanisme dalam pemberian gelar adat, jangan lembaga milik masyarakat adat melayu siak ini dijadikan alat politik praktis,” kata Wan Hamzah.

Wan Hamzah juga menjelaskan, ia sudah berkoordinasi dengan LAM Riau. Menurut pria yang akrab disapa WH itu, secara aturan memang tidak ada pemberian gelar harus diawal atau diakhir masa jabatan. Namun untuk memberikan gelar adat itu ada penilaian sendiri dari LAM Kabupaten/kota.

“Saya sudah berkomunikasi dengan LAM Riau, memang tidak ada aturannya untuk diberikan diawal atau diakhir masa jabatan. Karena untuk memberikan gelar adat itu, ada penilaian sendiri dari LAM kabupaten/kota, tapi eloknya diberikan diawal dikarenakan Gelar Datuk Setia Amanah itu dilekatkan agar Datuk yang ditabalkan Amanah dalam melaksanakan apa yang menjadi tugas dan fungsi dalam menjabat. Kalau ini kan agak lain, harusnya gelar adat itu sudah ditabalkan setelah dilantik menjadi bupati dan wakil bupati, kenapa baru sekarang,” terangnya.

Warga lain juga mengatakan, kali ini nuansa politiknya sangat kental. Sehingga sangat sulit untuk tidak dikaitkan dengan pilkada mendatang. Ia juga berharap, LAM Siak harus lebih cermat dan selektif dalam penabalan gelar tersebut.

“Nuansa politiknyo kental kali ini, sulit untuk tidak dikaitkan dengan pilkada ke depan. LAM juga harus cermat dalam hal ini, apakah yang ditabalkan itu sudah memenuhi kreteria untuk diberi gelar Datuk,” kata Ujang Priyatna warga Tualang.

 

Laporan: Koko

[ays_poll id=1]

Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News


Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500

Komentar