Serap Rp 18 Miliar Biaya Perawatan, Kondisi Jalan Berlubang Masih Banyak di Siak

Siak1,895 views

SIAK, (Publiknews.com) – Biaya perawatan jalan tahun 2018 sebesar Rp 18 miliar yang dibagi 14 (empat belas) Kecamatan di Kabupaten Siak, melalui program Swakelola sudah habis terserap. Sayangnya, kondisi jalan yang berlubang di sejumlah wilayah masih banyak dijumpai. Pantauan Publiknes.com, kondisi jalan lintas Bungaraya-Sungai Pakning , ada beberapa titik lubang menganga lebar yang selalu mengintai keselamatan pengendara. Mulai dari Kampung Jayapura, Kampung Bungaraya, Kampung Dayang Suri hingga Kampung Sungai Tengah Kecamatan Sabak Auh jalan berlubang masih terlihat jelas. Padahal, jalan tersebut merupakan bagian dari etape Tour de Siak tahun lalu.

“Kalau diperbaiki atau ditampal kan ada bekasnya bang, sedangkan lubang ini masih utuh belum pernah ditampal,” kata Wandi salah seorang warga yang sedang belanja di pasar sore Kampung Temusai Minggu, (13/1/2019).

Wandi juga mengaku, saat berkendara di jalan ia harus ekstra hati – hati. Menurutnya, kadang posisi lubang yang ada pada jalan tersebut tidak nampak dari jauh.

“Agar selamat sampai tujuan, saya harus lebih waspada dan hati – hati bang. Sebab, kalau dari jauh nggak nampak lubangnya, apalagi kalau saat hujan,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas PU Tarukim Siak Irving Kahar, melalui Kepala Bidang Binamarga Arinofizal mengatakan, anggaran swakelola tahun ini sudah habis terserap semuanya. Bahkan, ia mengaku masih kekurangan dana untuk melakukan perbaikan jalan. Sehingga, pada akhir tahun 2018 jalan yang berlubang tidak bisa terkafer seluruhnya.

“Udah terserap bang, malah kurang, makanya masih ada jalan yg berlobang akhir taun,” kata Ari melalui akun whatsapp pribadinya menjawab Publiknews.com.

Ari juga menjelaskan, dari anggaran 18 miliar itu dibagi menjadi 5 (lima) wilayah sesuai perencanaan.

“Wilayah I (Siak dan Mempura) sebesar 7 miliar, Wilayah II (Dayun, Koto Gasib, Lubuk Dalam dan Kerinci Kanan) sebesar 3 miliar, Wilayah III (Tualang dan Sungai Mandau) sebesar 2,8 miliar, Wilayah IV (Sabak Auh, Sungai Apit, Bungaraya dan Pusako) sebesar 5 miliar, dan Wilayah V (Minas dan Kandis) sebesar 1 miliar,” jelasnya.

 

Laporan : Koko
Editor : Afrijon

[ays_poll id=1]

Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News


Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500

Komentar