Buaya Sungai Lakar Teluk Lanus Siak Mengganas, Jasad Safri Belum Ditemukan

Peristiwa, Siak7,843 views

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Buaya penghuni Sungai Lakar, Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak Riau kembali mengganas. Kali ini nasib naas menimpa Safri (55), Nelayan asal Kepulauan Meranti yang dimangsa buaya sejak Ahad semalam hingga saat ini jasatnya belum ditemukan. Namun, hanya bagian potongan tubuh kaki sebelah kiri sudah ditemukan di bibir sungai Lakar tersebut.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Sungai Apit AKP Yuda Efiar, dikatakannya, korban bersama rekannya saat itu sedang mencari ikan. Tiba-tiba, keduanya diserang oleh seekor buaya penunggu Sungai Lakar.

“Toha bersama Safri pada hari Ahad (26/4/2020) sedang mencari ikan. Tiba-tiba mereka diserang oleh seekor buaya. Saudara Toha berhasil lepas dari amukan buaya itu, namun saudara Safri tidak bisa melepaskan diri,” kata Kapolsek menjawab Publiknews.com melalui saluran telefon genggamnya, Senin (27/4/2020) siang.

Kapolsek Yuda menjelaskan, karena upaya Toha untuk menyelamatkan Safri tidak berhasil, Toha langsung menghubungi pihak pemerintah Kampung Teluk Lanus untuk meminta bantuan.

“Toha sempat berupaya menolong korban Safri, namun usahanya gagal. Selanjutnya, Toha langsung menghubungi pihak pemerintah Kampung melalui telefon agar membantu mencari Safri,” jelasnya.

Yuda juga mengatakan, saat ini jasat Safri belum ditemukan. Pihaknya menurunkan sedikitnya lima personil di sana untuk melakukan pencarian. Selain itu, pihaknya juga dibantu dari TNI dan Basarnas Provinsi Riau.

“Saat ini baru bagian tubuh yaitu Kaki sebelah kiri yang sudah ditemukan di pantai Sungai Lakar. Kita juga menurunkan sebanyak lima personil dari kepolisian bersama TNI untuk melakukan pencarian dibantu warga. Tadi di sana juga sudah ada Basarnas Provinsi Riau dari Bengkalis,” tukasnya.

Laporan: Koko

[ays_poll id=1]

Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News


Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500

Komentar