oleh

Mantan Pemain PSPS Riau ini Berharap Gajinya yang Tertunggak Rp 80 Juta Dibayarkan

MEDAN, (Publiknews.com) – Mantan Pemain PSPS Riau, Syaiful Ramadhan, masih sangat berharap haknya yang masih ditunggak oleh klub lamanya segera terbayar.

Jumlah tunggakan gajinya bersama PSPS mencapai Rp 80 juta.

Awalnya, nominal sekitar Rp 50 juta ia sebut.

Namun saat berbincang dengan Tribun Medan, Syafiul menyebut gajinya lebih dari itu.

Sebab, selain gaji, uang muka juga belum dibayar PSPS sebagian sisanya.

“Itu 50 juta belum sama uang DP. Kemarin mereka bayar DP belum lunas, jadi masih ada lagi. Jadi saya masih berharap mereka bayar. Karena janjinya mereka akan bayar, walaupun enggak tahu kapan bayarnya,” ujar Syaiful, Minggu (27/1/2019).

Baca Juga :  Mantapkan Hari Pers Nasional 2020, PWI Siak Gelar Audiensi Bersama Bupati

Selain Syaiful yang gajinya belum dibayarkan, ada sekitar enam pemain juga yang sama nasibnya.

Mereka sudah membuat laporan kepada Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) terkait peninggalan gaji pemain.

Artinya, jika musim depan belum dibayarkan, PSPS tak bisa mengikuti kompetisi.

Pasalnya, jika tim yang masih memiliki tunggakan gaji terhadap tidak bisa mengikuti kompetisi.

“Kami sudah lapor sama APPI. Kalau berdasarkan regulasinya, PSPS tidak bisa ikut kompetisi lah jika belum lunas gaji pemain,” ungkapnya.

Syaiful sendiri saat ini tengah menjalani proses seleksi untuk memperkuat PSMS Medan Liga 2.

Baca Juga :  Tak Sanggup Terjang Kabut Asap, Seluruh Pembalap Tour de Siak dipulangkan ke Penginapan

Ia juga masih berkeinginan untuk membela tim Ayam Kinantan.

Sumber: Tribun Medan
Editor: Ge. Setiawan


Siapakah Yang Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Siak 2020 - 2025?
  • *) Pilih Salah Satu



Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Baca Juga :  Pasca Pemilu Hingga Saat ini, KPU Siak Baru Terima Hasil Pleno 9 Kecamatan

Komentar