oleh

MPKS Pertanyakan Anggaran Covid-19 di Siak

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Organisasi masyarakat (Ormas) Masyarakat Peduli Kabupaten Siak (MPKS) pertanyakan anggaran Covid-19 di Siak, Riau. Menurut Ketua MPKS Wan Hamzah, sejak dianggarkan dana Covid19 dari APBD Siak, masyarakat tidak pernah mengetahui perkembangan penggunaan anggaran itu.

Wan Hamzah juga mengatakan, jika pada saat penganggaran terekspos di sejumlah media massa, namun sampai detik ini jumlah anggaran yang terserap untuk penanganan selama Covid-19 luput dari pandangan bak ditelan bumi.

“Waktu penganggaran terekspos di beberapa media massa, giliran masalah penggunaan anggaran tersebut kok sepi. Ini masalah anggaran yang menyangkut hajat hidup orang banyak, seharusnya pemerintah terbukalah kepada publik,” kata Wan Hamzah kepada Publiknews.com melalui saluran telepon genggamnya, Senin (21/12/2020) pagi.

Baca Juga :  Iuran BPJS Kesehatan Naik, Dirut BPJS: Beli Rokok Bisa, Menyisihkan Rp5 Ribu Sehari Kok Susah

Pria yang akrab dengan sapaan WH itu juga menjelaskan, sumber anggaran Covid-19 selain dari ABPD Siak juga ada yang dari APBD Provinsi. Jika dilihat dari nilainya cukup besar sekali.

“Selain dari APBD Siak yang jumlahnya sekitar Rp254 miliar, ada juga bantuan dari APBD Provinsi Riau sekitar Rp16 miliar lebih. Jumlah itu cukup besar dan pemerintah harus transparan dalam menggunakannya,” tambahnya.

WH juga berharap, agar Pemkab Siak memberikan keterbukaan Informasi ke Publik. Menurutnya, agar tidak timbul kecurigaan masyarakat terhadap pemerintah dalam menggunakan anggaran Covid-19.

Baca Juga :  Musim Panen Tiba, Mobil Tronton Marak di Bungaraya

“Saya berharap Pemkab Siak terbuka dengan masyarakat masalah anggaran Covid-19 yang dikelolanya. Berapa yang sudah terserap, untuk apa saja dan disalurkan ke mana saja. Keterbukaan informasi publik kan mengatur tentang itu, biar masyarakat tidak curiga dengan pemerintah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Siak Muzamil, saat dikonfirmasi melalui whatsapp pribadinya terkait berapa anggaran Covid-19 yang sudah terserap, belum memeberikan jawaban, meski tanda contreng dua warna biru pertanda sudah dibacanya.

Saat dihubungi melalui saluran telepon, Muzamil mengarahkan pihak media agar minta langsung ke Kadiskes Siak Tony Chandra.

Baca Juga :  Selama 4 hari, Sebanyak 628 Pelanggar Terjaring Operasi Patuh Muara Takus 2019

“Datang saja ke Dinas Kesehatan, minta sama Pak Tony. Saya masih rapat,” kata Muzamil.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak Tony Chandra saat dikonfirmasi melalui telepon mengatakan, saat ini belum bisa menjabarkan penggunaan anggaran tersebut.




Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar