Aset Barang Rusak Berat RSUD Siak Hilang, Pelaku Terekam CCTV

Hukrim, Siak84 views

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Sejumlah aset barang rusak berat milik RSUD Tengku Rafian Kabupaten Siak, Riau hilang setelah dicuri oleh pemulung. Peristiwa tersebut diketahui terjadi di area belakang Rumah Sakit dan terekam CCTV.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian pencurian diperkirakan berlangsung pada Minggu, 5 April 2026 sekitar pukul 12.00 WIB. Namun, pihak pengelola baru menyadari adanya barang yang hilang pada 9 April 2026, setelah dilakukan pengecekan rekaman CCTV.

Salah seorang staf pengurus aset barang rusak, Tony, saat dikonfirmasi Wartawan membenarkan adanya kehilangan tersebut. Ia menjelaskan, barang yang hilang berada di lokasi penumpukan aset rusak berat yang selama ini disimpan di belakang RSUD untuk menunggu proses lelang.

“Awalnya kami lihat ada satu mesin medical, seperti kulkas obat, yang sudah tidak ada di tempat. Karena merasa janggal, kami langsung cek CCTV yang memang terpasang di banyak titik. Dari rekaman terlihat ada pemulung masuk dari arah belakang melalui pagar,” ujar Tony, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, dari hasil pantauan CCTV, pelaku diduga berjumlah empat orang dan sebagian diantaranya merupakan perempuan.Mereka masuk dari area belakang yang berpagar dan mengangkut barang-barang yang ada di lokasi.

Tony menegaskan, seluruh barang yang berada di tempat tersebut merupakan aset rusak berat yang sudah tidak dipakai lagi. Sebagian besar bahkan telah habis masa manfaat dan memiliki nilai buku nol, meski nilai perolehannya saat dibeli dahulu cukup besar.

“Kalau nilai buku memang sudah nol karena masa manfaat alat medis seperti ini rata-rata hanya tujuh tahun. Tapi kalau nilai perolehan tentu cukup besar,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa pihak rumah sakit masih melakukan pendataan jumlah item yang hilang, sebab kondisi barang yang ditumpuk ada yang masih utuh dan ada pula yang sudah tidak lengkap.

“Belum bisa dihitung pasti, karena ada barang yang utuh dan ada yang sudah terpisah-pisah. Bisa jadi yang dibawa hanya sebagian komponen,” tambahnya.

Pihak RSUD disebut telah menyerahkan rekaman CCTV kepada aparat kepolisian. Polisi juga dikabarkan sudah mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan awal.

Sementara itu, Abdul Yadi, selaku pengurus aset sementara, saat dikonfirmasi juga membenarkan kejadian kehilangan tersebut. Hingga kini, pihak rumah sakit masih menunggu hasil pendataan lengkap serta tindak lanjut dari kepolisian terkait dugaan pencurian aset rusak berat tersebut.

 

Laporan: Koko



Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News


Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500