SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Ada yang menarik pada saat Peresmian Wisata Alam Sungai Penampo Kecik Khalifah Sulaiman di Kampung Dosan Kecamatan Pusako Kabupaten Siak, Riau Senin, (28/12/2020). Pasalnya, selain didukung oleh Corporate Social Responsibility (CSR) oleh perusahaan yang ada di lingkungan Kampung Dosan, kegiatan itu juga didukung oleh para pelajar dari Siswa Pecinta Alam (SISPALA) – Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 1 Pusako.
Dukungan tersebut tampak pada kepedulian mereka dengan ikut andil mengembangkan lokasi wisata, yaitu membuat spot foto dengan tema “Back To Forest” (Kembali Ke Nuansa hutan) sebagai promosi untuk menarik minat pengunjung.
Hal itu dikatakan Bambang Bonari, Pembina SISPALA/OSIS SMAN 1 Pusako, dikatakannya, yang mereka lakukan itu merupakan kegiatan perdana yang bisa mereka lakukan di lokasi tersebut. Mengingat kondisi sekolah yang sedang libur, jadwal peresmian wisata yang mepet dan masih suasana panedemi Covid-19. Adapun spot foto yang dibangun sementara ini, bertujuan mengedukasi para pelajar dan juga pihak pengelola maupun masayarat luas. Agar bisa memanfaatkan materi hutan terbuang menjadi properti daya tarik pengunjung wisata alam yang sesuai dengan kaidah ketahanan lingkungan.
Kedepannya jika memungkinkan, mereka akan memprogramkan kegiatan penanaman tumbuh-tumbuhan khas gambut di lokasi wisata .
“Mengapa vegetasi khas gambut, karena lokasi wisata Sungai Penampo Kampung Dosan ini termasuk dalam ekosistem gambut yang masih asri. Kami berharap kegiatan pengembangan wisata ini tidak mengganggu ekosistem gambut yang ada di sini. Namun, harus bisa meningkatkan usaha Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (PPEG) sebagaimana yang dicanangkan pemerintah melalui Badan Restorasi Gambut (BRG), atau sekarang menjadi Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM),” kata Bambang yang juga pernah menjadi Fasilitator Desa Peduli Gambut kepada Publiknews.com.
Lanjut Bambang mengatakan, salah satu usaha PPEG di kalangan masyarakat adalah seperti apa yang dilakukan oleh masayarakat Kampung Dosan saat ini. Dengan memanfaatkan jasa lingkungan ekosistem gambut yang aliran sungainya yang berwarna khas, jasa keteduhan dan keasrian vegetasi gambut-nya yang ditumbuhi Mangrove di sepanjang alirannya.
“Kita berharap, semoga wisata alam di kawasan ini selain untuk hiburan keluarga juga mampu menjadi sarana edukasi bagi akademisi dan sekolah-sekolah karena berpotensi menjadi Arboretum Mini Gambut yang ada di Siak. Dan kami bersama anak-anak SISPALA siap membantu pengelola untuk mewujudkan itu sesuai dengan bidang kami, seperti halnya melakukan penanaman,” pungkasnya.
Pantauan di lapangan, spot foto yang dibuat oleh anak-anak SISPALA tersebut terdiri dari kayu-kayuan yang sudah tidak produktif menjadi tempat duduk, serta akar-akaran kayu yang dibentuk unik dan menarik. Banyak pengunjung maupun tamu undangan yang mengabadikan kunjungan mereka di spot foto itu, termasuk rombongan Asisten II Setdakab Siak Hendrisan yang mewakili Bupati Siak Alfedri.
Laporan: Koko
Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News
Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500






