oleh

OnlyFans akan Melarang Konten Seksual Mulai Oktober Ini

PEKANBARU, PUBLIKNEWS.COMĀ – OnlyFans adalah media sosial tempat pengguna dapat menjual akses berlangganan terhadap konten mereka. Mulai Oktober, OnlyFans akan melarang konten bernuansa seksual di platform mereka.

Dilansir dari Antara, Sabtu (21/08/2021), OnlyFans telah merilis pernyataan bahwa mereka akan memblokir pengguna yang mengunggah foto dan video eksplisit.

“Untuk memastikan kelanjutan platform jangka panjang, kami harus mengembangkan pedoman konten kami,” kata OnlyFans dalam keterangannya.

Namun, juru bicara perusahaan OnlyFans tidak menanggapi pertanyaan tentang siapa yang mengajukan permintaan ataupun hal yang mendorong OnlyFans mengeluarkan kebijakan tersebut.

Belum diketahui pasti bagaimana OnlyFans akan menentukan kriteria gambar atau video yang menampilkan hal-hal berbau seksual setelah larangan itu berlaku pada Oktober nanti. Namun, perusahaan telah memblokir unggahan yang berisi penyerangan seksual dan kekerasan, serta melarang anak-anak di bawah umur untuk menggunakan platform mereka.

Baca Juga :  Realme X2 Pro akan Segera Rilis di Indonesia

OnlyFans sendiri sudah menjadi sumber pendapatan bagi dua juta kreator mereka, termasuk pekerja seks, selama pandemi Covid-19. Perusahaan itu mengatakan telah membantu mendemokratisasikan pekerjaan seks, di antaranya dengan membiarkan pembuat konten menjalankan bisnis mereka sendiri secara efektif dan memiliki konten yang mereka unggah di platform OnlyFans.

Perusahaan juga mengatakan bahwa pembuat konten telah memperoleh lebih dari 4,5 miliar dolar AS sejak OnlyFans dimulai hampir lima tahun lalu.

Tercatat OnlyFans memiliki lebih dari 130 juta pengguna yang membayar biaya bulanan kepada pembuat konten. Di OnlyFans, pelanggan juga dapat mengirim pesan langsung serta mengirim tip kepada kreator untuk mendapatkan gambar atau video sesuai permintaan, sesuai dengan selera seksual mereka.

Baca Juga :  Posting Sembarangan di FB, Warga Kampung Buantan Lestari Ini Terpaksa Buat Pernyataan Bermaterai

Ada banyak selebriti yang telah bergabung dengan platform OnlyFans, di antaranya Cardi B, Tyga, Chris Brown, dan Bella Thorne.

Influencer media sosial lainnya juga ikut bergabung di OnlyFans, termasuk dari TikTok dan YouTube.

Banyak pekerja seks, penari striptis, dan bintang porno memanfaatkan OnlyFans sebagai sumber pendapatan utama mereka.

Meredith Jacqueline, yang telah menjadi pembuat konten di OnlyFans selama dua tahun, mengatakan bahwa larangan itu akan menghancurkan dirinya dan orang lain. “Masyarakat tidak akan bisa memenuhi kebutuhan,” katanya yang dilansir dari Antara, Sabtu (21/08/2021).

The Adult Performance Artists Guild, serikat pekerja yang mewakili OnlyFans, kreatorĀ webcam, dan para penari, mengatakan bahwa akan ada banyak orang yang berpotensi kehilangan pendapatan akibat kebijakan tersebut.

Baca Juga :  Terancam Dibawa ke Pengadilan, Irma Nasution Siapkan 52 Pengacara Terkait Postingannya Soal Wiranto

Sementara itu, pihak OnlyFans tetap berkomitmen pada tingkat keamanan dan moderasi konten tertinggi dari platform media sosial lainnya.

ā€œSemua pembuat konten diverifikasi sebelum dapat mengunggah konten apapun ke OnlyFans, dan semua konten yang diunggah akan diperiksa baik oleh sistem otomatis maupun manual,” ujarnya.

OnlyFans hanya salah satu dari plaform yang menindak konten berbau seksual. Sebelumnya, Facebook dan Instagram telah melarang keras konten tersebut.

Minggu lalu, OnlyFans juga merilis aplikasiĀ safe for workĀ secara terpisah bernama OFTV, yang membuat pengguna dapat mengunggah konten yang bebas dari konten berbau seksual, seperti vlog dan video memasak.

Penulis : Haryono



Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500

Komentar