Hebat! Sampah Jadi Bahan Komposit Beton Karya Mahasiswa UGM

Teknologi2,156 views

YOGYAKARTA, (Publiknews.com) – Sampah plastik selama ini hanya dibuang begitu saja menjadi limbah. Padahal sampah plastik susah terurai sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan hidup.

Berangkat dari persoalan itu, lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) akhirnya mempunyai ide untuk mengolah sampah plastik menjadi komposit beton. Selain menjaga lingkungan dari pencemaran, mengolah plastik menjadi komposit beton juga memberikan manfaat bagi kehidupan mahluk hidup.

Adalah Putra Makmur Boangmanalu (Kimia-FMIPA), Stephanus Satria Wira Waskitha (Kimia-FMIPA), Vidiskiu Fortino Kurniawan (Ilmu Komputer-FMIPA), Nicolaus Elka Yudhatama (Teknik Kimia-FT), dan Reza Yustika Bayuardi (Teknik Kimia-FT) yang mewujudkan ide pengolahan sampah plastik itu. Inovasi ini meraih medali emas di ajang internasional 2nd World Innovation Technology Expo (WINTEX) 2019 Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA) di Jakarta pada 9-12 Oktober 2019 lalu.

Putra Makmur Boangmanalu mengatakan, ide mengolah sampah muncul dari keprihatinannya bersama teman-teman terhadap melimpahnya plastik di lingkungan sekitar. Bahkan jumlahnya terus meningkat dari waktu ke waktu. “Dari persoalan itu kami terpikir untuk membuat komposit beton sebagai upaya mengurangi limbah plastik yang dapat langsung diaplikasikan kepada masyarakat,” kata Putra di UGM, Selasa (29/10/2019).

Untuk membuat komposit beton digunakan bijih botol plastik jenis polietilen tereftalat (PET). Limbah plastik tersebut dicacah menggunakan mesin untuk selanjutnya dipanaskan dengan suhu 410-5.800 derajat Celcius selama 30 menit.

“Langkah berikutnya lelehan plastik dicampur dengan pasir elod sebagai pengganti semen. Selanjutnya, dicetak dengan ukuran 5 x 5 x 5 cm dan dikeringkan selama tujuh hari,” katanya.



Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News


Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500

Komentar