oleh

Bentuk Peduli Petani Sawit, Pelaku Usaha ini Timbun Jalan Rusak di Skunder 9 Kampung Tuah Indrapura

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Pelaku usaha jual beli Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang ada di Kampung Tuah Indrapura, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau melakukan penimbunan jalan yang rusak di Skunder 9, Sabtu (07/11/2020) sore.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian mereka untuk mempermudah pengeluaran buah sawit masyarakat yang ada di lingkungan tersebut. Seperti yang diungkapkan Ewin (35) selaku pelaku usaha kepada Publiknews.com, dikatakannya, penimbunan jalan yang rusak itu agar buah petani yang ada di sana tidak kesulitan untuk mengeluarkannya.

“Ini sebagai bentuk peduli kita selaku pelaku usaha kepada petani sawit yang ada. Sebab, jalan ini merupakan satu-satunya akses yang dilalui untuk mengeluarkan hasil panennnya. Kalau rusak, tentu buah tidak bisa keluar dan busuk, petani juga yang rugi,” kata Ewin.

Baca Juga :  APBD Siak Menurun, Robi Cahyadi: Perlu Sinergitas dengan Provinsi untuk Membangun Siak, Makanya yang PAS Coblos Nomor 3

Ewin juga mengatakan, untuk penimbunan jalan itu, ia melibatkan rekan-rekannya yang menjual buah ke Perusahaan menggunakan PB miliknya.

“Itu pakai abu boiler dari TKWL, yang masukkan buah pakai PB ku, kumintain bantuan untuk masalah penimbunan ini,” tambahnya.

Ia juga menayangkan, jika masalah yang kecil harus dibesar-besarkan. Menurutnya, semua masalah pasti ada solusinya.

“Itulah kenapa harus dibesar-besarkan masalah Jonder kemaren. Padahal kan ada solusinya, ya inilah sebagai bentuk kita itu peduli makanya kita timbun jalan yang rusak di Skunder 9,” paparnya.

Baca Juga :  Semangat Pantang Menyerah Relawan, cari Sumber Air Padamkan Karhutla di Pelalawan

Sumber lain mengatakan, sebenarnya, yang diributkan waktu itu bukan masalah kegiatannya. namun, yang menjadi masalah adalah terkait status Jonder yang digunakan untuk melangsir buah sawit.

“Sebetulnya bukan masalah kegiatan usahanya, tapi yang masalah itu adalah Jonder yang digunakan. Setahu masyarakat kan itu dari bantuan, kok bisa digunakan untuk kegiatan seperti itu, apa boleh,” kata Isal warga Siak.

Laporan: Koko

 




Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar