oleh

Anggaran DAK 2018 – 2019 Masih Dikerjakan, PPTK Sebut Akibat Terlambat Pencairan dan Cuaca

-Siak-1.148 views

SIAK, (Publiknews.com) – Pekerjaan pembuatan Pintu Air saluran Tersier di Kecamatan Bungaraya yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018, hingga memasuki Januari 2019 masih dikerjakan. Menurut keterangan Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Adi Ekasaputra menyampaikan, ada beberapa faktor yang mengakibatkan, pekerjaan itu belum selesai hingga batas waktu yang ditentukan.

“Keterlambatan ini terjadi karena ada beberapa hal. Yang pertama masalah pencairan tahap tiga lambat, selain itu faktor cuaca hujan tinggi mas,” kata Adi menjawab Publiknews.com melalui saluran telefon genggamnya Sabtu, (5/1/2019).

Adi juga sempat berkilah, bahwa pekerjaan itu bukan tidak selesai. Hanya saja tinggal finishing yang mereka kerjakan. Namun kenyataan di lapangan, masih ada sedikitnya dua pintu air yang hingga saat ini baru mulai dikerjakan.

Baca Juga :  Bupati Alfedri, Hadiri PAW Anggota DPRD Provinsi Riau

“Kalau pekerjaan sudah siap semua mas, ada beberapa titik memang masih tinggal finishing aja. Kalau gak hubungi saja mas Aris Sugandi ketua GP3A di Bungaraya,” arahnya.

Sementara itu, ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Kecamatan Bungaraya Aris Sugandi menjelaskan, diteruskannya pekerjaan itu dikarenakan pembangunan tersebut sangat dibutuhkan petani. Ia juga mengatakan, jika memang ada aturan yang mewajibkan untuk berhenti, ia juga tidak keberatan untuk menghentikannya.

“Sebenarnya ini inisiatif saya mas untuk melanjutkan pekerjaan tersebut. Kalau kita hentikan, petani sangat butuh dengan bangunan itu, seandainya memang ada aturan yang harus menghentikan pekerjaan tersebut ya saya hentikan,” jelasnya.

Baca Juga :  Ditanya Terkait ODP, Kadiskes Siak: Itu Tidak Penting

Aris juga mengakui, untuk yang di kelompok P3A Sri Tirta Mulya Kampung Jayapura masih ada yang belum dikerjakan. Aris berdalih, di sana pekerjaan baru dimulai awal November.

“Kalau di P3A Sri Tirta Mulya memang ada dua yang belum dikerjakan, karena di sana pekerjaan baru awal November dikerjakan,” katanya.

Pantauan di lapangan, anggaran DAK 2018 yang harus selesai akhir Desember lalu, kenyataannya hingga awal 2019 masih juga dikerjakan. Berdasarkan data yang dirangkum Publiknews.com sebanyak 67 Pintu Air yang direhab dan 57 bangun baru, di sepanjang mata memandang, di setiap kegiatan pekerjaan tersebut tidak tampak papan plang proyek pekerjaan yang menunjukkan bahwa kegiatan itu dibiayai oleh Negara serta berapa besaran pagu anggarannya.

Komentar