oleh

Santri Siak Asal Kecamatan Mempura Ini Dinyatakan Positif Corona, Pasar Mingguan Geronggang Ditutup untuk Sementara Waktu

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Satu orang santri berjenis kelamin laki-laki berusia 18 tahun yang tinggal di Kelurahan Mempura, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Riau, menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah Tengku Rafian Siak setelah dites positif untuk virus Corona (COVID-19).

Wakil Kepala Sekretariat Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Siak, Buddhi Yuwono mengatakan, awalnya santri inisial RAN dianggap orang tanpa gejala (OTG). RAN adalah santri yang kembali dari Magetan pulang dari pondok pesantren di Jawa Timur.

Berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari Gatra.com, santri ini positif COVID-19 dikonfirmasi setelah mendapat hasil Swab-nya kemarin. Yang bersangkutan di Swab pada hari Minggu lalu setelah menyelesaikan isolasi mandiri.

Baca Juga :  Ini Angka Korban Laka Lantas 2019 di Siak

Santri ini sebelumnya sudah melakukan isolasi diri di rumah selama 14 hari setelah kembali dari Magetan, Jawa Timur.

Bahkan, kata Buddhi dilansir dari Gatra.com sebelum mereka kembali ke kampung halaman di Siak, di pondok pesantren mereka sudah melakukan pemeriksaan suhu santri.

“Dia sehat. Tidak ada tanda-tanda apapun, baik batuk atau demam. Jadi ia tidak dalam perawatan langsung dan dapat kembali ke rumah dengan catatan isolasi mandiri, “katanya.

Karena dinyatakan positif COVID-19, makan pihak keluarga dan tetangga diminta untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari kedepan.

Baca Juga :  Jadi Tuan Rumah Perdana MTQ Tingkat Kecamatan Bungaraya Siak, Penghulu Marimin: Saya Yakin Acara Berjalan Lancar

“Pasar mingguan Geronggang, yang jauh dari tempat tinggal yang bersangkutan ditutup untuk sementara waktu. Karena kita tidak tahu selama isolasi mandiri, bagaimana interaksi santri ini antara keluarganya dan orang-orang di daerah ini, “katanya.

Sebelumnya, teman RAN belajar di pondok pesantren di Magetan, Jawa Timur, juga positif COVID-19. Santri yang tinggal di Kecamatan Dayun dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Tengku Rafian Siak karena sakit setelah kembali dari pondok pesantren.

Santri asal Kecamatan Dayun sempat dirawat selama lima hari, hasil Swab-nya keluar pada hari Rabu dari (20/5/2020) kemarin dan dinyatakan positif Corona.

Baca Juga :  Turis China Didesak Keluar dari Sumbar dalam Tempo 2 x 24 Jam

Sumber: Gatra.com
Editor: Haryono


Siapakah Yang Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Siak 2020 - 2025?
  • *) Pilih Salah Satu



Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar