Kepala BWSS III Berkunjung ke Siak, Tinjau Dua Lokasi Pertanian Irigasi Rawa di Sabak Auh

Hype, Siak37 views

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera III (BWSS III) Daniel turun langsung ke Kabupaten Siak, Minggu (26/7/2026) pagi.

Kunjungan kerja ini difokuskan untuk meninjau hasil pekerjaan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di dua lokasi, yakni Kampung Sungai Tengah dan Kampung Belading, Kecamatan Sabak Auh.

Dalam peninjauan tersebut, Daniel mengecek kondisi infrastruktur irigasi rawa yang telah dibangun. JIAT merupakan salah satu program Inpres untuk mendukung ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan rawa dan tadah hujan menjadi lahan produktif.

“Kami ingin memastikan pekerjaan JIAT di Sungai Tengah dan Belading berjalan sesuai target dan bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh petani. Irigasi ini penting untuk meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas padi di Siak,” ujar Daniel, S.T., M.T di lokasi.

Daniel juga memninta kepada petani Sungai Tengah yang menggunakan air dari sumur agar membuang terlbih dahulu. Menurutnya, jika kadar airnya tetap payau ia akan melakukan uji laboratorium kandungan air di persawahan tersebut.

“Coba ini dihidupkan terus, buang airnya dulu ke saluran yang ada. Lakukan terus menerus sampai hasil laboratoriumnya bagus,” tambah Daniel.

Ia menambahkan, hasil tinjauan di lapangan nantinya akan dilaporkan kepada Menteri PUPR. Rencananya Menteri PUPR dan Presiden dijadwalkan akan berkunjung ke Riau pada Agustus 2026 mendatang untuk meninjau sejumlah proyek infrastruktur sumber daya air.

Pemerintah Kabupaten Siak menyambut baik kunjungan BWSS III. Kehadiran infrastruktur JIAT diharapkan mampu membantu petani dalam memenuhi kebutuhan air, terutama saat musim kemarau, sehingga produksi pertanian bisa meningkat.

Dengan selesainya pembangunan JIAT di dua kampung tersebut, diharapkan ketersediaan air untuk pertanian di wilayah Sabak Auh semakin terjamin dan mendukung program swasembada pangan nasional.

“Kami juga sedang mengajukan bibit padi ke pertanian yang sesuai dengan kadar air di sini. Itu solusi selain menunggu hasil laboratorium,” timpal Kabid Pengairan Kabupaten Siak O.K. Mohd. Rizky Pranajaya, S.T.

 

Laporan: Koko

 



Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News


Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500