oleh

Bupati Siak Alfedri Tanpa Wakil, Ketua DPRD Azmi: Kita Sudah Layangkan Surat ke Partai Pengusung dan Bupati

SIAK, (Publiknews.com) – Sejak dilantiknya Alfedri sebagai Bupati Siak pada Maret 2019 lalu, posisi Wakil Bupati sampai saat ini belum juga terisi. Sehingga, dengan keadaan ini membuat kekhawatiran bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak. Pasalnya, jika masalah kekosongan itu berlarut-larut, maka tidak menutup kemungkinan ketika Bupati dipastikan maju pada Pilkada mendatang, sebagai Pelaksana tugas (Plt) akan diambil Pemprov Riau.

Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Siak Azmi kepada Publiknews.com, dikatakannya, apabila kekosongan posisi Wakil Bupati Siak hingga Bupati maju pada Pilkada mendatang tetap bertahan, maka untuk Plt akan diambil Pemprov. Azmi juga mengaku, masalah itu DPRD sudah melayangkan surat ke Partai Politik dan Bupati langsung.

“Kalau memang sampai Pilkada nanti posisi Wakil Bupati tetap kosong, dan Bupati yang sekarang ini jadi maju sebagai calon, maka Pelaksana tugas akan diambil alih oleh Pemprov Riau. Sebagai upaya untuk mengisi kekosongan Wakil Bupati Siak, kita sudah menyurati kepada seluruh partai pengusung dan juga ke Bupati langsung sekitar bulan Oktober lalu. Namun sampai saat ini, partai pengusung belum juga mengusulkan dua nama calon ke DPRD lewat Bupati,” terang Azmi melalui saluran telefon genggamnya, Jum’at,(10/1/2020) malam.

Baca Juga :  Baru Dibangun, Kerikil Semenisasi Gang Selamat Bertebaran, Hendra PPTK: Itu Bukan Rusak, Cuma Terkelupas

Azmi juga mengatakan, kalau Partai pengusung pada Pilakada lalu tidak bisa mencari kata mufakat untuk mengusulkan dua nama ke DPRD melalui Bupati, maka DPRD sendiri tidak bisa mengambil keputusan terkait hal itu. Menurutnya, sesuai mekanisme yang ada, semua Partai Pengusung harus duduk bersama hingga ada kesepakatan terhadap dua nama yang diusulkan ke DPRD.

“Kalaulah tak duduk partai pengusung ini, ya tak bisa. Sebab sampai saat ini partai pengusung baik itu dari PAN, HANURA, PKS, Nasdem dan PKPI belum sepakat mengusulkan namanya ke DPRD. Jika namanya itu sudah masuk sesuai mekanisme ke DPRD melalui Bupati, baru kita mengambil langkah-langkah dan melakukan pemilihan terhadap dua nama tersebut,” lanjut Azmi.

Baca Juga :  Pemkab Siak Raih Penghargaan KI Riau Award 2018

Azmi juga mengaku, hingga detik ini, pihaknya belum mendapatkan keterangan lanjutan terkait wacana usulan dua nama sebagai calon Wakil Bupati. Azmi juga pernah mengingatkan kepada partai pengusung dan Bupati agar kepastian calon Wakil Bupati masuk ke DPRD.




Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar