oleh

Diduga Kelelahan, tiga Anggota Penyelenggara Pemilu di Bungaraya Siak, Harus Dilarikan ke Puskesmas

SIAK, (Publiknews.com) – Diduga akibat kelelahan saat melakukan pengawasan dan penyelenggara Pemilu 2019, tiga orang harus dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau. Dari ketiga orang itu satu diantaranya ketua Pengawas pemilu Kecamatan Bungaraya Mulyadi.

Baca Juga :  Forkopimcam Sabak Auh Siak, Gelar Rakor Jelang Pemilu Serentak 2019

Kepada Publiknews.com, Ketua Penyelenggara Pemilihan Kecamatan (PPK) Bungaraya mengatakan, sore tadi ketua Panwascam, PPS dan komisioner PPK terpaksa dirawat insentif di Puskesmas.

“Sore tadi ketua Panwascam Mulyadi, ketua PPS Suprapti dan komisioner PPK Fathonah terpaksa dirawat Insentif di Puskesmas. Karena kesehatan mereka mengkhawatirkan, lebih baik mereka harus dirawat agar tidak terjadi hal yang tak kita inginkan,” terang Sudirmo, ketua PPK Bungaraya, Selasa,(23/4/2019) malam.

Baca Juga :  Berbagai Kasus Bermunculan Saat Pemungutan Suara di TPS, Bawaslu Siak Panggil KPU

Sudirmo juga mengatakan, bahwa yang dialami ketiga penyelenggara pemilu di Bungaraya itu, rata-rata kurang tidur dan Istirahat.

“Menjelang hari H pemungutan suara sampai saat ini kita selalu pulang pagi. Sehingga, kita semua ini kurang tidur dan istirahat yang cukup,” lanjutnya.

Baca Juga :  Pasca Pemilu Hingga Saat ini, KPU Siak Baru Terima Hasil Pleno 9 Kecamatan

Sementara itu, kepala UPT Puskesmas Kecamatan Bungaraya Imelda saat dikonfirmasi enggan memberikan jawaban. Ia beralasan ada kode etik yang harus dijaga.

“Maaf pak, saya tidak bisa menyampaikan terkait yang dialami pasien, sebab ada kode etik yang harus kita jaga, maaf ya pak,” katanya singkat.

Laporan : Koko


Siapakah Yang Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Siak 2020 - 2025?
  • *) Pilih Salah Satu



Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar