oleh

VIDEO: Nada Remaja WNI eks ISIS Ingin Kembali ke Indonesia, Terima Kasih Jika Kami Diterima Pulang

PUBLIKNEWS – Nada Fedulla, remaja asal Indonesia, hanyalah satu dari ribuan bahkan puluhan ribu anak-anak petempur ISIS dari berbagai negara, yang kini terjebak di kamp pengungsian Al-Hol, di timur laut Suriah.

Semenjak kekalahan kelompok kekhilafahan ISIS kira-kira dua atau tiga tahun lalu, keluarga para petempur ISIS – para perempuan dan anak-anak – ditempatkan di kamp pengungsian yang dipadati lebih dari 70.000 orang.

Dalam kondisi yang menyedihkan, dicampakkan para suami, diabaikan khalifah dan pemerintah mereka, Nada dan sebagian pengungsi perempuan lainnya masih berharap untuk dapat pulang ke negara asalnya.

“Saya sangat lelah tinggal di sini. Jadi, saya sangat berterima kasih jika ada orang yang memaafkan dan menerima kami pulang,” ungkap Nada dalam wawancara khusus dengan Quentin Sommerville, koresponden BBC di Timur Tengah.

Baca Juga :  7 Orang Tewas Karena Serangan Bom Dekat Istana Kepresidenan Somalia

Kemenlu akan verifikasi klaim sejumlah WNI di kamp pengungsi eks ISIS di Suriah
Dia juga berharap kepada pemerintah Indonesia untuk dapat memulangkannya dan keluarganya – termasuk ayahnya yang kini mendekam di penjara di Suriah yang menampung para eks petempur ISIS.

“Jika pemerintah Indonesia bisa melakukannya, saya ingin mereka membawa pulang kami dan membawa ayah dan saudara saya,” katanya.

‘Bisakah Anda memaafkan ayah Anda?’
Sebuah harapan yang kini justru menjadi isu sangat sensitif di Indonesia setelah sempat muncul wacana pemulangan mereka, tetapi mendapat penolakan keras, karena kepulangan mereka dikhawatirkan membawa ‘virus terorisme’ baru.

Baca Juga :  Bertambah, Ada 686 Kasus Positif Corona di 24 Provinsi, Ini Sebaran Per Daerah

Kini Nada Fedulla dan keluarganya, juga sejumlah keluarga dari Indonesia lainnya, masih belum jelas nasibnya, setelah pemerintah Indonesia melalui Menteri Koordinator Bidang Polhukam Mahfud MD pada Selasa (11/02) menyatakan ‘tidak ada rencana’ bahkan ‘tidak akan memulangkan’ eks ISIS ke Indonesia.

Sampai kapan puluhan ribu keluarga eks ISIS ditempatkan di kamp pengungsi Al-Hol?
Kalah di Suriah, kelompok ISIS masih aktif, di mana saja mereka?

Sebagian negara di dunia tidak menginginkan para petempur eks ISIS maupun keluarganya, termasuk Inggris. Hanya sedikit negara yang mau menerima mereka kembali, seperti Rusia, Arab Saudi, dan Maroko.


Siapakah Yang Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Siak 2020 - 2025?
  • *) Pilih Salah Satu
Baca Juga :  Penggal 100 Kepala Musuh ISIS, Tukang Daging asal Belgia Dijuluki Algojo Raqqa



Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar