Medan Pengaruh Besar Terhadap Harga Gabah di Bungaraya, Ini Faktanya

Ekonomi, Siak13 views

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Harga gabah di Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, ternyata sangat dipengaruhi oleh pasar di Kota Medan. Fluktuasi harga di tingkat petani Bungaraya tidak jarang mengikuti pergerakan harga di pusat perdagangan gabah dan beras di Sumatera Utara tersebut.

Para pedagang pengumpul di Bungaraya menyebut, sebagian besar gabah hasil panen petani di wilayah ini disalurkan ke Medan melalui jalur darat. Karena itu, harga jual di Bungaraya kerap mengikuti harga yang ditetapkan di pasar induk Medan.

“Kalau harga di Medan naik, otomatis harga gabah di Bungaraya juga ikut naik. Begitu juga sebaliknya. Kemarin harga tembus diangka Rp7.400, karena di Medan turun di sini juga turun. Medan itu pasar utamanya, jadi pengaruhnya besar sekali ke harga di tingkat petani kita,” ujar Mulyono salah seorang pengepul di Bungaraya, Rabu (29/7/2026).

Saat ini harga gabah kering panen di Bungaraya berkisar antara Rp7.000- Rp7.200 per kg, tergantung kualitas dan permintaan dari Medan. Petani berharap harga bisa stabil agar biaya produksi bisa tertutup dan ada keuntungan.

Di Kecamatan Bungaraya merupakan salah satu sentra produksi padi di Siak dengan luas lahan yang cukup besar. Untuk itu, petani berharap Pemkab Siak memiliki akses pasar yang lebih luas dan tidak tergantung pada satu jalur pemasaran saja.

“Selama ini petani hanya bisa punya posisi tawar. Selain ke Medan, kita minta ada serapan dari Bulog dan pabrik penggilingan lokal. Hanya saja jika di Bulog harga hanya mampu mengikuti standard nasional,” tambah Mulyono.

Dengan adanya keterkaitan harga antara Bungaraya dan Medan, petani diimbau untuk memantau informasi harga secara rutin dan menjual gabah saat harga sedang baik, agar tidak merugi.

 

Laporan: Koko



Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News


Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500