SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Kabupaten Siak menyumbang 19 kasus positif Covid–19 untuk Rabu (5/8/2020). Dengan rincian, 17 cluster baru di Perawang, satu petugas medis di Tualang dan satu petugas medis di Siak. Sehingga total ada 100 pasien terdampak Covid-19. Kabar baiknya 42 sembuh, 57 dirawat, satu meninggal dunia.
Demikian dikatakan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Budhi L Yuwono. Menurutnya, masih ada 177 sampel lagi menunggu hasil, semuanya tersebar di beberapa kecamatan di kabupaten Siak terutama yang kontak erat dengan positif yang telah diambil uji swap.
“Pasien konfirmasi positif Covid-19 yang dirawat tersebar di beberapa tempat dengan rincian Eka Hospital Pekanbaru 31 orang, RSUD Siak 25 orang, Asrama Haji Siak 1 orang,” jelas Budhi.
Ada pun rincian penambahan pasien positif Covid-19, menurut Budhi, 18 orang merupakan cluster baru dari sub kontraktor IKPP.
Pasien 82 positif Covid-19 adalah JR (34) seorang laki-laki, merupakan warga Kecamatan Tualang. Menurut Budhi, JR merupakan karyawan di salah satu perusahaan di Kecamatan Tualang. Merupakan kontak erat dari pasien 57 yaitu AA (39), keduanya rekan kerja.
Demikian juga pasien 83, AJ (52) merupakan warga Kecamatan Tualang. AJ kontak erat dari pasien 69 rekan kerjanya yaitu A (44).
Selanjutnya FI (36) laki-laki, pasien ke-84 warga Kecamatan Tualang. Saat ini sudah diisolasi dan dirawat di RS Eka Hospital Pekanbaru. Merupakan kontak erat dari pasien 57 yaitu AA (39) rekan kerja.
“Pasien 85 konfirmasi positif Covid-19 Siak adalah ZC (36) tinggal di mess karyawan perusahaan di Kecamatan Tualang Pekanbaru. ZC merupakan kontak erat dari AA (39), pasien 57,” kata Budhi.
Selanjutnya pasien 86 adalah MR (48) berdomisili di mess karyawan perusahaan di Kecamatan Tualang. MR Merupakan kontak erat dari rekan kerja pasien 57 yaitu AA (39).
Pasien 87 GA (28) tinggal di mess karyawan di Kecamatan Tualang. GA kontak erat dari rekan kerjanya pasien 77, A (47).
Pasien 88 T (50) tinggal di mess karyawan perusahaan di Kecamatan Tualang. T kontak erat dari rekan kerja pasien 77 A (47).
Pasien 89 KP (49) tinggal di mess karyawan perusahaan di Kecamatan Tualang. KP kontak erat dari rekan kerja pasien 57 dari AA.
Pasien 90 adalah PS (42) tinggal mess karyawan perusahaan di Kecamatan Tualang. PS merupakan kontak erat dari pasien 57 dari AA (39) merupakan rekan kerja.
“Pasien 91 adalah I (57), tinggal di mes karyawan di Kecamatan Tualang. I kontak erat dari rekan kerjanya pasien 77 yaitu A (47),” jelas Budhi.
Pasien 92 JM (45) warga Kecamatan Tualang. JM kontak erat dari rekan kerjanya pasien 57 AA (39).
Pasien 93 FS (39) tinggal di mess karyawan di Kecamatan Tualang. FS (39) kontak erat dari rekan kerjanya pasien 69 A (44).
Pasien 94 AF (51) tinggal di mes karyawan di Kecamatan Tualang. AF (51) kontak erat dari pasien 57 yaitu AA (39).
Pasien 95 RA (27) tinggal di mes karyawan di Kecamatan Tualang. RA merupakan kontak erat dari pasien 77 A (47) sebagai rekan kerja.
Pasien 96 adalah S (12) warga Kecamatan Tualang. S merupakan kontak erat dari tetangganya pasien 68 seorang laki-laki D (50). Pasien 97 W (48) laki-laki warga Kecamatan Tualang. W merupakan kontak erat dari tetangganya pasien 68 D (50)laki-laki.
“Pasien 98 N (52) warga Kecamatan Tualang. N merupakan kontak erat dari pasien 57 AA (39) sebagai rekan kerja,” ungkapnya.
Pasien 99 adalah N (45) warga Kecamatan Tualang. Saat Ini sudah diisolasikan dan dirawat di RSUD Tengku Rafi’an Siak. N merupakan tenaga kesehatan belum diketahui sumber kontak erat dari mana.
Pasien 100 adalah RD (32) warga Kecamatan Siak. Saat Ini sudah diisolasikan dan dirawat di RSUD Tengku Rafi’an Siak. RD merupakan tenaga kesehatan belum diketahui sumber kontak erat dari mana.
Sementara Pj Sekda Jamaluddin menambahkan, atas tingginya kasus di Tualang, pihaknya akan turun dan melakukan pemeriksaan sekaligus koordinasi terpadu.
“Kami akan memastikan bahwa pekerja yang datang ke Siak wajib swab. Sehingga yang masuk ke Siak benar benar terbebas dari pandemi Covid-19,” jelas Jamaluddin kepada wartawan.
Lebih jauh Jamaluddin mengatakan, pihaknya terus berupaya menghambat penyebaran Covid dengan memastikan bahwa masyarakat disiplin dalam melaksanakan protokol Covid-19.
“Bahkan saat ini, kami sudah melakukan swab terhadap 1.843 orang, terdiri dari berbagai kalangan termasuk ASN, personel Polri dan petugas kesehatan serta orang yang kontak langsung dengan pasien Covid-19,” ungkap Jamaluddin.
Menurut Jamaluddin, jumlah ini akan terus bertambah mengingat Pemprov Riau meminta setiap hari 1.000 orang yang diswab seluruh Riau.
“Artinya setiap hari setiap kabupaten kota ada 90 orang yang diswab dan kita sudah melakukan hal itu,” pungkasnya.
Laporan: Koko
Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News
Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500






