Kapolri Terima Gelar Adat Melayu, Pj Sekda Siak: Jadi Inspirasi untuk Masyarakat

PEKANBARU, PUBLIKNEWS.COM-Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima penganugerahan gelar adat dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) dalam prosesi sakral di Balai Adat Provinsi Riau, Pekanbaru.

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal bintang empat ini dianugerahi gelar “Ingatan Budi”, gelar yang sarat makna dalam adat Melayu. “Ingatan Budi” melambangkan kesadaran batiniah yang menumbuhkan empati, penghargaan, serta perilaku halus dan bermartabat, yang menjadi sumber etika sosial dalam kehidupan masyarakat Melayu.

Gelar tersebut menjadi bentuk penghormatan masyarakat Melayu Riau atas dedikasi Kapolri dalam menjaga keamanan, merawat nilai-nilai budaya Melayu, serta mendukung pembangunan bangsa di tengah arus modernisasi.

Prosesi adat diawali dengan pembacaan warkah oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Datuk Marjohan Jusuf, dilanjutkan pemasangan tanjak oleh tokoh adat, pemasangan selempang oleh Gubernur Riau Abdul Wahid, dan prosesi tepuk tepung tawar sebagai simbol doa dan restu dalam tradisi Melayu.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Fauzi Asni, yang hadir pada momen tersebut, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolri atas penganugerahan gelar adat tersebut.

“Selamat kepada Bapak Kapolri atas penganugerahan gelar adat dari LAMR. Ini menunjukkan bahwa adat dan budaya Melayu dapat hidup berdampingan dengan pembangunan bangsa,” ujar Fauzi Asni.

Fauzi berharap penganugerahan ini bukan hanya simbol, tetapi menjadi pengingat pentingnya menjaga budaya dan nilai luhur bangsa, serta menjadi teladan bagi masyarakat, termasuk masyarakat Kabupaten Siak.

“Kami berharap penghargaan ini menjadi teladan bagi masyarakat untuk terus berkarya demi kemajuan bangsa tanpa melupakan adat budaya,” ujarnya.

Ketua Umum DPH LAMR, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, menegaskan bahwa penganugerahan ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan langkah nyata meneguhkan makna “budi” sebagai fondasi peradaban Melayu.

“Ini bukan hanya penghargaan simbolik, tetapi penghormatan atas nilai budi dalam budaya kami, yang kami rawat dan wariskan,” ungkap Datuk Seri Taufik.

Acara penganugerahan yang berlangsung khidmat ini dihadiri Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Wakil Gubernur Riau SF Hariyanto, Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo, dan sejumlah tokoh adat serta pejabat daerah lainnya.

 

Laporan  : Sary 

Editor : Koko Haryadi 



Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News


Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500