SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Jagat maya Kabupaten Siak dihebohkan dengan beredarnya video seorang pria berlumuran darah di jalan lintas Perawang–Pekanbaru via PT SiR. Video yang ramai di WhatsApp, Facebook, Instagram, hingga TikTok itu sempat disebut sebagai korban begal.
Dalam rekaman tersebut, tampak seorang pria mengenakan celana panjang hijau dan jaket hitam duduk di tepi jalan dengan wajah penuh darah. Narasi yang menyertainya menyebutkan korban dibegal sekitar pukul 20.00 WIB dan kehilangan handphone serta motor.
Namun, setelah ditelusuri, informasi itu ternyata hoaks. Kapolres Siak AKBP Eka Ariandy Putra melalui Kapolsek Tualang Kompol Hendrix memastikan pria dalam video itu merupakan korban kecelakaan lalu lintas tunggal.
“Korban bukan dibegal, melainkan mengalami kecelakaan saat melintas di Jalan PT SiR. Pihak keluarga juga sudah membenarkan hal tersebut,” tegas Kompol Hendrix, Rabu (27/8).
Korban diketahui bernama Sofyan, warga Pekanbaru yang bekerja sebagai sopir agen gas LPG di Tualang. Saat hendak pulang ke Pekanbaru, motor yang dikendarainya oleng dan jatuh di tikungan sebelum Jembatan Okura.
Sejumlah sopir truk yang melintas langsung menolong dan membawanya ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.
Akibat kecelakaan itu, Sofyan mengalami patah pada rahang kiri dan kini masih menjalani perawatan intensif. Adapun sosok wanita dalam video bukan istri korban, melainkan istri sopir truk yang menolong.
Kapolres Siak AKBP Eka Ariandy mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam bermedia sosial.
“Ini pentingnya saring sebelum sharing. Jangan langsung percaya dan sebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya karena bisa menimbulkan keresahan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pengendara agar selalu berhati-hati di jalan, mematuhi aturan lalu lintas, dan menjaga kecepatan kendaraan, baik siang maupun malam hari.
“Alhamdulillah situasi Kamtibmas di Siak tetap kondusif. Mari kita doakan korban segera pulih dan bisa beraktivitas kembali,” pungkas Kapolres.
Laporan : Sary
Editor : Koko Haryadi
Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News
Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500






