Terciduk Saat Panen Ilegal, Aksi Pencuri Sawit di Kandis Gagal Total

Hukrim, Siak81 views

SIAK, PUBLIKNEWS.COM — Tiga pria nekat mencuri puluhan tandan buah sawit milik PT Ivomas Tunggal di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Namun aksi mereka tak sepenuhnya berhasil. Seorang pelaku berinisial CS (23) berhasil ditangkap warga, sementara dua rekannya kabur ke dalam perkebunan, meninggalkan motor dan karung goni berisi hasil curian.

Kejadian ini berlangsung pada Sabtu pagi, 2 Agustus 2025, sekitar pukul 06.30 WIB di Blok K35 Divisi V, Desa Bekalar, saat para pelaku tengah asyik melangsir 65 janjang sawit menggunakan sepeda motor Honda Verza tanpa nomor polisi. Mereka memasukkan tandan sawit ke dalam karung dan bersiap membawa kabur hasil curian tersebut.

Namun nasib berkata lain. Aksi mereka dipergoki dua saksi lapangan, PAS dan DS, yang langsung mencoba menggagalkan pencurian.

Dua pelaku berhasil melarikan diri ke arah semak belukar, sementara CS, pemuda asal Dusun Kandista, Desa Belutu, berhasil diamankan bersama barang bukti berupa puluhan tandan sawit dan sepeda motor.

“Berdasarkan laporan yang kami terima dari saudara AG (34), kami langsung melakukan penanganan. Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Kandis,” ujar Kapolsek Kandis, Kompol Darmawan, S.H., M.H., didampingi Kanit Reskrim AKP Putra Amor, S.H, Senin (4/8/25).

Pihak perusahaan ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp2.560.449 akibat pencurian tersebut. Polisi pun langsung bergerak cepat melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi, serta pengejaran terhadap dua pelaku lainnya yang kini berstatus buron.

Pelaku CS dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1 ke-4 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Sementara pengejaran terhadap dua pelaku lain masih terus dilakukan oleh tim Polsek Kandis.

“Proses penyidikan masih berjalan. Kami juga akan berkoordinasi dengan Kejaksaan untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Kapolsek Darmawan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan, terutama di wilayah perkebunan yang kerap menjadi sasaran pencurian.

 

Laporan : Sary 

Editor : Koko Haryadi 



Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News


Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500