SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Bangun silaturahmi dengan masyarakat Dayun melalui kampanye dialogis, pasangan calon Bupati Siak Dr.Afni Z-Syamsurizal disambut meriah masyarakat Kampung Suka Mulia, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Jumat (4/10/2024) siang.
Tampak antusias masyarakat menghadiri kegiatan kampanye tatap muka untuk lebih mengenal sosok perempuan pertama yang menjadi Calon Bupati Siak itu.
Dalam kunjungannya tersebut, Dr.Afni menjelaskan program-program unggulan yang akan dilaksanakan saat ia terpilih nantinya.
Di wilayah Suka Mulia, salah satu masyarakat mengungkapkan bahwa lahannya merupakan daerah transmigrasi, hingga saat ini mengalami kesulitan dalam persoalan lahan yaitu memecah nama.
“Daerah kami ini merupakan daerah transmigrasi, jadi masalah yang kami hadapi adalah perihal pemecahan nama untuk lahan kami, kami sudah melaporkan ke BPN tetapi hingga saat ini belum ada tanggapan, kami berharap apabila bu Afni benar terpilih sebagai Bupati Siak, agar permasalahan lahan kami bisa terealisasi,” ujar warga.
Menanggapi hal tersebut Dr. Afni menyampaikan bahwa, banyaknya permasalahan lahan di masyarakat, ia membuat program perjuangkan hak hutan masyarakat menjadi program utama.
“Soal balik nama merupakan program utama kami perjuangan hak hutan masyarakat. Saya yakin banyak permasalahan lahan yang terjadi di masyarakat, karena peta Kabupaten Siak saya hafal, ada banyak mafia tanah di Siak ini,” kata Afni.
Dalam kampanye tersebut juga, Dr. Afni berpesan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati apabila membeli lahan, karena masih banyak mafia tanah di Kabupaten Siak.
“Saya pernah melaporkan untuk korban mafia tanah tetapi tidak ada tanggapan apa-apa, kali ini saya maju sebagai calon Bupati Siak untuk membantu masyarakat dari mafia-mafia tanah,” ujar Dosen Unilak itu.
Afni juga mengatakan, tak hanya mengenai balik nama, beberapa persoalan lahan lainnya juga menjadi masalah utama yang hingga kini dihadapi masyarakat.
“Jika persoalan lahan ini semakin dibiarkan, maka akan pecah konflik-konflik di masyarakat, jadi bapak/ibu, saya mohon dukungan bapak ibu agar saya dapat membantu masyarakat mendapatkan kembali haknya,” pungkasnya.
Laporan: Sary
Editor: Koko Haryadi
Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News
Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500






