oleh

Disdagprin Keluarkan Edaran, Pedagang dari Luar Siak Dilarang Jualan di Pasar Kaget

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Siak, Riau melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) telah mengeluarkan surat edaran tentang larangan bagi pedagang dari luar daerah Kabupaten Siak berjualan di pasar mingguan alias pasar kaget yang dibuka pada setiap seminggu sekali.

Kebijakan tersebut diterapkan dalam rangka mengantisipasi dan pencegahan serta upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona alias Covid-19 di wilayah Kabupaten Siak. Dalam surat edaran yang dikeluarkan oleh Disdagperin Siak tersebut, salahsatu point penting yang dicantumkan adalah penegasan yang ditujukan kepada seluruh pengelola pasar kaget agar tidak mendatangkan pedagang dari luar Kabupaten Siak.

“Iya, kami sudah mengeluarkan surat edaran, dimana dalam surat edaran itu kami minta kepada seluruh pengelola pasar kaget se-Kabupaten Siak untuk tidak menerima atau mendatangkan pedagang yang berasal dari luar Kabupaten Siak,” tegas Kepala Disdagperin Siak H Wan Ibrahim ST MT kepada wartawan, Jum’at (01/05/2020) siang.

Baca Juga :  Syamsuar Dilantik Sebagai Gubernur Riau, Pejabat Siak Berbondong - Bondong ke Jakarta

Lebih lanjut H Wan Ibrahim mengatakan, adapun pedagang luar Kabupaten Siak yang tidak diperbolehkan datang di pasar kaget tersebut diantaranya adalah pedagang pakaian, pedagang sepatu/sendal, pedagang aksesoris, serta pedagang kelontongan.

“Kami sangat berharap, dengan adanya surat edaran ini seluruh pengelola pasar kaget di Kabupaten Siak bisa memahaminya,” tutup Wan Ibrahim.

Sementara itu, di tempat terpisah Camat Mempura Hj Desy Fefianti, saat dikonfirmasi terkait adanya surat edaran yang dikeluarkan oleh Disdagperin Siak itu, dirinya mengaku sudah memanggil seluruh pengelola pasar kaget yang ada di wilayah Kecamatan Mempura.

Baca Juga :  Buaya Pemangsa Warga Teluk Lanus Siak Sudah Tertangkap, Ditemukan Potongan Kaki Dalam Perutnya

“Kemarin seluruh pengelola pasar kaget di Kecamatan Mempura sudah kami panggil. Kami sudah mengingatkan kepada mereka agar tidak mendatangkan pedagang dari luar Kabupaten Siak, dan bahkan kami juga sudah mensosialisasikan kepada mereka tentang bahaya Covid-19 yang harus sama-sama kita perangi,” papar Camat Desy.




Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: [email protected] atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar