oleh

Beruang Resahkan Warga di Siak Terperangkap Jeratan Babi, Evakuasi Tunggu BBKSDA Riau

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Salah satu kawanan Beruang yang sempat meresahkan warga Kampung Sengkemang, dan Buatan II Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau terperangkap jeratan Babi pada Selasa (04/8/2020). Diperkirakan, yang terperangkap itu adalah salah satu induk dari Beruang yang berjumlah empat ekor.

Taufik Z Kepala Dusun Lingkar Padi menjelaskan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga bahwa ada Beruang yang terkena jerat Babi.

“Beruang itu kena jerat Babi milik pak Naga. Kalau waktu terperangkapnya kami tahu persis, taunya sekitar pukul 17:00 WIB tadi,” jelasnya.

Baca Juga :  Sejak 8 Januari 2020, Petahana Tidak Boleh Melakukan Pergantian Pejabat

Hal senada juga dijelaskan Ketua Karang Taruna Kampung Sengkemang Amir, dikatakannya, sebelumnya kawanan Beruang itu sempat meresahkan warga di dua Kampung.

“Beberapa Minggu lalu, warga Kampung Sengkemang dan Buatan II sempat resah dengan kawanan Beruang yang salah satunya terjerat ini,” kata dia.

Sementara itu Penghulu Kampung Sengkemang Adi Afri mengatakan, ia bersama warganya sudah menyesalkan lambatnya kedatangan pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau.

“Kami terlalu lama menunggu pihak BBKSDA, katanya udah berangkat sejak petang sampai saat ini pukul 23:00 WIB belum juga datang, padahal ini kan menyangkut hewan yang dilindungi,” katanya.

Baca Juga :  Permudah Pelayanan Bagi Masyarakat Kurang Mampu, Dinas Sosial Usulkan Perbup Tentang (SLRT)

Hal itu ditegaskan juga oleh Kapolsek Koto Gasib Ipda Suryawan, ia mengatakan sebenarnya masyarakat sudah membuat kesepakatan untuk membiayai pihak BBKSDA dalam melakukan penjagaan selama beberapa hari. Dengan harapan, agar satwa yang meresahkan warga itu cepat ditangkap.

“Padahal pihak Pemerintah Kampung Sengkemang sudah membuat kesepakatan dengan warga terkait iuran untuk biaya penempatan BBKSDA di sini. Warga sudah terlalu resah, makanya mereka berharap Beruang yang ada cepat ditangkap,” tegasnya.

Pantaun di lapangan, sekitar pukul 23:45 WIB pihak BBKSDA Provinsi Riau baru tiba di lokasi. Kapolsek Koto Gasib didampingi Bhabinkamtibmas bersama Penghulu dan puluhan warga ikut langsung mengevakuasi Beruang tersebut. Hingga diterbitkannya berita ini pukul 00:25 WIB proses evakuasi masih berlangsung.

Baca Juga :  Gubri Tinjau Kesiapan Posko Kesehatan Penanggulangan Dampak dari Karhutla di Siak

Laporan: Koko




Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar