oleh

Percepat Penanganan Corona COVID-19, Gresik Pakai Dana Kedaruratan

SURABAYA, PUBLIKNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik akan memakai dana kedaruratan untuk operasional penanganan pandemik virus corona baru yang memicu COVID-19.

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto meminta persetujuan Ketua DPRD Gresik Fandi Ahmad Yan dan seluruh perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk penggunaan dana darurat tersebut. Ia menuturkan, meski COVID-19 bukan bencana alam tetapi telah menjadi bencana global.

“Meskipun ini bukan bencana alam, tapi bencana Pandemi COVID-19 ini telah menjadi bencana global. Saya minta persetujuan kepada Ketua DPRD juga kepada seluruh perwakilan Forkopimda yang lain. Apakah setuju bila kami menggunakan dana kedaruratan dalam operasional penanganan pandemic virus corona ini,” kata Ā Sambari.

Baca Juga :  Bernostalgia ke Kampung Tengah Mempura, Said Arif Fadilah Kunjungi Rumah Sahabat Karibnya

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim menuturkan,pihaknya berupaya untuk mencegah penyebaran virus corona baru yang memicu COVID-19. Upaya pencegahan itu akan dilakukan di desa hingga kecamatan.

“Kita harus hadir untuk mengamankan masyarakat. Pemberian masker, penyemprotan desinfektan, serta pembagian hand sanitizer dan pemeriksaan suhu tubuh tidak harus dilakukan di perkotaan saja. Kita harus menjangkau sampai kecamatan bahkan desa,” kata dia.

Sambari menuturkan, pihaknya akan menyemprot disinfektan di masjid dan memberikan hand sanitizer. Pihaknya juga mengimbau perusahaan menjaga kebersihan dan menerapkan pencegahan virus corona baru yang memicuĀ COVID-19Ā dengan memeriksa suhu tubuh pegawai dan menyiapkan masker hingga hand sanitizer.

Baca Juga :  Heboh, Jasad Pria Dan Wanita Ditemukan di Atas Sajadah Tanpa Busana

“Di Gresik ada 1.400 masjid. Kalau mungkin kita juga bekerjasama dengan Takmir. Mungkin juga kita meminta bantuan kepada perusahaan untuk melaksanakan kegiatan ini setidaknya kepada lingkungan perusahaan masing-masing. Agar menyiapkan masker, hand sanitizer, disinfektan dan memeriksa suhu tubuh karyawan,” ujar Sambari.

Langkah Pemkab Gresik

Terkait terbentuknya Satgas penangulangan bencana non alam dan percepatan penanganan virus Corona di Kabupaten Gresik. Kepala Satgas Nadlif mengatakan, pihaknya saat ini hanya sebatas meningkatkan dari kinerja yang sudah dilakukan Pemkab Gresik.

“Beberapa yang sudah dilakukan oleh bupati dan jajaran Pemkab Gresik sudah sangat tepat,” kata Nadlif.

Baca Juga :  Diduga Berbuat Asusila, FPDR Desak Nasdem Sultra Pecat Kadernya di DPRD Kolaka Timur

Sejumlah langkah yang dilakukan oleh Pemkab Gresik antara lain sosialisasi kepada sekitar 2.000 orang yang mewakili kelompok masyarakat. Kelompok tersebut adalah para Ketua OPD sampai setingkat Kasi, Camat, Kades, para kepala sekolah dari TK sampai SMA, Kades, Unsur dari Dinas kesehatan dan beberapa organisasi. Pemeriksaan suhu tubuh, penyemprotan desinfektan.

Sumber : Liputan6
Editor : Yuni



ucapan selamat idul adha dari publiknews

Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar