oleh

Disperindag Siak Pastikan, Kebutuhan Melon 3 Kg Jelang Tahun Baru Aman

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Jelang pergantian tahun, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Siak, Riau pastikan, kebutuhan gas LPG 3 kg aman. Hal itu dijelaskan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Siak Wan Ibrahim, melalui Kepala Seksi Pengawasan Rizal Budianto, Rabu (25/11/2020) di Siak.

Budi mengatakan sampai saat ini kebutuhan gas LPG 3 kg untuk di Kabupaten Siak masih mencukupi. Menurutnya, jika dibandingkan tahun lalu pihaknya dalam masa seperti saat ini, sudah melakukan operasi pasar.

“Untuk tahun ini kita belum pernah melakukan operasi pasar. Tentu kondisi sekarang tidak seperti tahun lalu. Kalau tahun lalu kita dalam setahun setidaknya dua kali melakukan operasi pasar jelang tahun baru,” kata budi menjawab Publiknews.com.

Baca Juga :  Prabowo-Sandi untuk Penegakan Hukum di Indonesia, akan Atasi Masalah Hukum dari Akarnya

Budi juga menjelaskan, untuk di Kabupaten siak kasus penyelewengan pangkalan gas LPG 3 kg belum ada yang diberikan sanksi hingga penutupan. Namun yang ada hanya sebatas sanksi pengurangan kuota. Menurut budi jika diterapkan sanksi penutupan terhadap pangkalan yang melakukan pelanggaran, maka untuk mengurus pangkalan baru sangat sulit.

“Sejauh ini di Siak belum ada pangkalan yang kita sanksi dengan penutupan, yang ada baru pengurangan kuota. Karena kalau penutupan pangkalan maka untuk mengurus pangkalan baru prosesnya tidak mudah,” jelasnya.

Ketika ditanya terkait sanksi pidana terhadap pemilik pangkalan yang nakal, Budi menjawab, sejauh ini di Siak belum pernah terjadi.

Baca Juga :  Pelantikan Sejumlah Pejabat Siak Oleh Bupati Dinilai Tak Sesuai UU ASN

“Kalau sanksi pidana belum pernah terjadi di Siak,” kata dia.

Budi juga berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Siak, agar selalu memberikan informasi jika ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh pemilik pangkalan gas LPG 3 kg.

“Saya berharap untuk masyarakat Siak agar selalu memberikan informasi jika di lapangan ditemukan pangkalan yang nakal, agar kita bisa menindaknya,” harap Budi.

Laporan: Sary
Editor: Koko Haryadi



Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500

Komentar