SIAK,PUBLIKNEWS.COM – Kasus mengejutkan terjadi di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Seorang pria berinisial RDS yang semula dilaporkan sebagai korban penganiayaan, justru belakangan terungkap sebagai terduga pelaku percobaan perampokan dengan kekerasan terhadap uang Rp8 juta milik seorang pedagang.
Kapolsek Kandis, Kompol Herman Pelani, menjelaskan bahwa kejadian Insiden bermula pada 31 Agustus 2025 malam, ketika warga menemukan RDS tergeletak bersimbah darah.
“Terduga korban ditemukan dengan luka lebam di wajah, sayatan di tangan dan ketiak, serta luka tusuk di pinggul. Ia sempat mendapat perawatan di Puskesmas Kandis dan kasusnya dilaporkan ke Polsek Kandis,” jelas Kapolsek, Rabu (3/9/25).
Namun, kisah berbalik arah. Beberapa hari kemudian, seorang pedagang bernama Dedi C (33) melaporkan dirinya menjadi korban percobaan perampokan di lokasi yang sama, tepatnya di Jalan Libo Baru – Waduk Km.4, Desa Sam-Sam. Rombongan pelaku berusaha menghadang dan merampas uang Rp8 juta miliknya.
“Salah satu pelaku yang diduga kuat adalah RDS. Ia bahkan sempat menempelkan sebilah samurai ke leher korban. Aksi itu mendapat perlawanan sengit dari adik korban, Aferiandi, yang bersenjatakan arit,” ujarnya.
Duel pun pecah hingga membuat RDS menderita luka bacok parah sebelum ditemukan warga dalam kondisi kritis.
Polisi kini mengamankan barang bukti berupa sebilah samurai, arit, dan tas selempang cokelat. Penyidik masih mendalami keterkaitan antara laporan penganiayaan dengan percobaan perampokan tersebut.
Kompol Herman Pelani juga menegaskan pihaknya akan menuntaskan kasus ini secara objektif.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi. Kedua perkara ini akan kami tangani secara profesional, termasuk berkoordinasi dengan pihak kejaksaan,” tegasnya.
Laporan : Sary
Editor : Koko Haryadi
Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News
Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500






