oleh

Setelah Viral dan Heboh, Akhirnya Pemerintah Siak Beri Bantuan Kepada Keluarga Miskin

SIAK,(publiknews.com) – Sempat membuat heboh dan gaduh di media sosial karena masih ada warga Kabupaten Siak, Riau masih berada di bawah garis kemiskinan dengan kondisi ekonomi dan keadaan rumah yang jauh dari layak. Akhirnya, pihak pemerintah Kabupaten Siak menggelontorkan bantuan untuk keluarga miskin yang lokasinya tak jauh di samping kantor Bupati Siak itu.

Pantauan dilapangan, Bupati Siak H Alfedri M.Si menemui warga yang tidak mampu di Dusun Tanjung Agung Kelurahan Sungai Mempura Kecamatan Mempura untuk kemudian meletakan batu pertama tanda dimulainya bantuan pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) program BAZNas.

“Hari ini kita datang di kediaman keluarga pak Amir. Insya Allah, keluarga ini di programkan satu unit RLH tahun 2020,” kata Alfedri saat ditemui disela-sela kunjungannya, Jum’at (10/1/2020).

Baca Juga :  Karhutla di Siak, Lahap 7 Hektar Lahan Masyarakat

Dijelaskannya, program RLH 14 rumah tahun 2020 ini, pada hari ini Launcingnya dimulai dari keluarga Amir dan akan menyusul di 13 kecamatan lain.

“Pak Amir ini kan viral di media sosial. Saya tidak tahu setelah tahu kondisinya saya perintahkan bu Camat, Asisten dan dinas terkait untuk melihat dan menyalurkan bantuan langsung, bapak ini masuk dalam program terpadu Baznas Siak,” Jelasnya.

Sementara itu, Amir Chandra didampingi istri Asmarani tak menyangka mendapat bantuan dan kunjungan langsung oleh Bupati Siak.

“Saya berterimakasih kepada Bupati dan BAZNas Siak yang sudah membatu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tiga Nama, Siap Duduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Siak

Berdasarkan informasi, bantuan pembanguan RLH itu sebesar Rp 40 Juta, dengan luas rumah 6 x 6 Meter dengan banguan permanen. Direncanakan pekerjaan pembanggunannya akan selesai dalam tiga bulan kedepan.

Laporan : Wahyu




Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: [email protected] atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar