oleh

Terkait Tambang Pasir Miliknya, Penghulu M Tahir : Saya Tak Cari Kaya Do

-Siak-1.777 views

SIAK, (Publiknews.com) – Terkait usaha tambang pasir milik Penghulu Kampung Tumang, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Riau M Tahir kini sudah tak beroperasi lagi. Pasalnya, setelah diterbitkan di media massa beberapa waktu lalu, kegiatan itu terpaksa berhenti. Hal itu diakui M Tahir, bahwa sudah seminggu usaha miliknya itu tidak beroperasi lagi.

“Sekitar seminggu usaha tambang pasir yang ada di sini sudah tak beroperasi lagi. Pokoknya semenjak naik berita di media massa itu banyak yang datang ke sini,” kata M Tahir kepada Publiknews.com di ruang kerjanya Selasa, (5/3/2019).

M Tahir juga berdalih, jika usaha ilegal yang ditekuninya itu bukanlah mencari kaya semata. Menurutnya, dengan adanya usaha miliknya itu bisa membantu masyarakat setempat.

Baca Juga :  Semenisasi Jalan Rp100 Juta Lebih di Paluh Siak Tanpa Papan Plang, Drainase Airnya Meluber ke Samping

“Kalau saya tak cari kaya do mas, malah bisa dibilang bisa membantu masyarakat. Mulai membuka lapangan kerja dan meringankan pembangunan yang ada di kampung ini, ” jelasnya.

M Tahir juga mengaku, jika dihentikannya usaha miliknya itu akan berdampak besar bagi pembangunan yang ada di sana. Menurut M Tahir, yang sebelumnya setiap pembangunan disana membeli pasir dengan harga terjangkau, maka kini harus membeli harga tinggi.

“Dampaknya yang nampak cuma pada kegiatan pembangunan di sini mas. Kalau dulu kan pasirnya dari sekitaran sini aja, tentu harganya terjangkau. Kalau kita gak beroperasi, tentu kita harus menggunakan pasir yang harganya lebih mahal seperti pasir yang dari Tratak Buluh,” paparnya.

Baca Juga :  Tertibkan Rumah Liar, Satpol PP Temukan Tempat Warung Esek esek

M Tahir juga menegaskan, pihaknya bukan tidak mau mengurus izin usahanya itu. Akan tetapi, hingga saat ini pengurusan izin tersebut sangat sulit dan belum ada Intansi yang berani mengeluarkannya.

“Saya bukan tak mau ngurus izin mas, cuma sampai saat ini baik dari pemerintah kabupaten dan provinsi belum ada yang berani mengeluarkan izin untuk usaha tambang pasir dan tanah timbun,” lanjutnya.

Ia juga berharap, agar seluruh usaha yang tak berizin di Siak, mendapatkan perlakuan serupa dengan usaha miliknya itu. Sehingga, kalau memang tidak boleh beroperasi, semua usaha yang sama dengan miliknya dihentikan juga.

Komentar