oleh

Disdikbud Siak Tegaskan, Larang Sekolah Pungut Iuran

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Siak, Riau menegaskan, pihaknya melarang sekolah melakukan pemungutan iuran dalam bentuk apapun.

Penegasan itu disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mahadar, dikatakannnya, ia tidak membenarkan sekolah yang ada dibawah naungan Disdikbud Siak melakukan pungutan kepada siswa.

“Kami tidak membenarkan dan melarang keras kepada sekolah yang ada dibawah naungan Disdikbud Siak melakukan pungutan atau iuran kepada siswa dalam bentuk apapun,” tegas Mahadar saat dikonfirmasi Publiknews.com, Selasa (07/06/2022) petang di Siak.

Baca Juga :  Gugatan Pilpung Sadam Dikabulkan PTUN Pekanbaru, Pemkab Siak Ajukan Banding ke PTUN Medan

Lebih jauh Mahadar menjelaskan, jika ada aduan masalah pungutan di sekolah, pihaknya tak segan-segan mengambil tindakan tegas. Ia juga berharap, peran serta masyarakat dalam memberikan informasi demi kemajuan pendidikan di Siak.

“Intinya Pemkab Siak melalui Disdikbud tidak membenarkan sekolah melakukan pungutan kepada siswa. Baik itu melalui komite ataupun jenis lainnya tidak dibenarkan. Jika memang ada, laporkan, biar kita tindak sekolah tersbut,” terangnya.

Menurut Mahadar, demi menjalankan program wajib belajar 12 tahun, Pemerintah telah membebaskan biaya pendidikan semua siswa. Sehingga, tak ada lagi anak putus sekolah karena biaya.

Baca Juga :  Merajut Silaturrahim, Alumni 99 SMPN Bungaraya Siak, Gelar Buka Puasa Bersama

“Program wajib belajar 12 tahun harus kita dukung, jangan sampai ada lagi kasus anak putus sekolah karena tak ada biaya,” kata Mahadar.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh Publiknews.com di lapangan, masih ada juga sekolah yang melakukan pungutan kepada siswa dengan dalih uang perpisahan, LKS dan pembangunan Mushalla.



Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500

Komentar