SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Kondisi jalan lintas Siak Bungaraya tepatnya di Kampung Buantan Besar Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Riau semakin memprihatinkan. Selain berdebu, lubang jalan semakin banyak dan dalam.
Jalan ini merupakan akses vital yang menghubungkan antar kabupaten dan kecamatan.
Kondisi itu sejak 2021 lalu, namun sampai saat ini belum ada tanda aktivitas pembangunan pada jalan sepanjang 7 km itu. Entah apa yang terjadi dengan PU Siak. Kemana anggaran URC dan kemana anggaran swakelola.
Mulai dari jembatan Simpur sampai jembatan perbatasan Kampung Buantan Besar dan Jayapura, pengguna jalan sulit untuk menghindari lubang terutama di dekat Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Tak sedikit juga kendaraan yang melintas terperosok dan mengalami kerusakan pada body dan roda kendaraan tersebut.
“Tadi malam mobil saya bannya pecah setelah terperosok di lubang dekat pembuangan sampah,” kata Faturrahman (45) warga Kwalian.
Ia juga berharap agar pemerintah daerah tanggap dengan apa yang dikeluhkan masyarakat.
“Padahal sudah lama kondisi jalan itu hancur, kok sampai sekarang dibiarkan saja,” tambahnya.
Kejadian yang menimpa Faturrahman sebagai bukti kurangnya perhatian pemkab Siak terkait jalan rusak.
“Masalah jalan rusak tak ada habisnya di Siak, dari dulu itu itu juga yang rusak. Dibangun sebelah sebelahnya rusak lagi dan seterusnya,” tandasnya.
Sementara itu Kepala Dinas PU Tarukim Siak Irving Kahar melalui Kepala Bidang Bina Marga Ari Nofizal mengatakan, untuk pembangunan jalan Buantan Besar tinggal nunggu waktu. Namun, ia belum bisa memastikan dalam bulan ini dikerjakan.
“Belum tau lagi, kawan-kawan masih pada persiapan habis lelang. Mungkin habis lebaran mulai dikerjakan,” kata Ari saat dikonfirmasi melalui saluran telepon genggamnya, Senin (11/04/2022) pagi.
Terkait banyaknya lubang yang ada di jalan lintas Kampung Buantan Besar itu, Ari berjanji akan meratakan dan melakukan penimbunan.
“Nanti kita ratakan lagi, biar saya perintahkan anggota kroscek ke sana dulu,” tutup Ari.
Laporan: Koko
Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News
Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500






