oleh

Dusun Jatimulya Gelar Regenerasi Ketua RW Serentak

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Dusun Jatimulya, Kampung Jatibaru, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau menggelar regenerasi atau peremajaan ketua Rukun Warga (RW) serentak pada Ahad (09/01/2022) malam di Balai Dusun Jatimulya.

Regenerasi itu dilakukan, bersamaan dengan habisnya masa jabatan ketua Rukun Tetangga (RT) yang sudah dilakukan pemilihan dua hari lalu.

Hadir dalam acara itu Ketua Bapekam Jatibaru Hasan Bisri, Tokoh Agama H M Winto, Tokoh masyarakat serta tokoh pemuda.

Semasa tahun 2019-2021 pembangunan semenisasi di dusun Jatimulya ada sepanjang 415 meter semasa jabatan RT dan RW yang lama. Selain pembangunan semenisasi, ada juga normalisasi saluran air sepanjang 800 meter.

Baca Juga :  Bupati Siak Resmi Tutup Tour de Siak 2019

“Semasa jabatan kami selaku ketua Rukun Warga (RW) 01, saya hanya bisa menyampaikan keberhasilan selama masa jabatan saya,” kata Imam Daiman ketua RW 01 di hadapan masyarakat dusun Jatimulya.

Sementara itu selaku ketua Rukun Warga (RW) 02 Kardiman mengatakan, selama ia menjabat tiga periode, ia ditugaskan hanya sebagai pemungutan sawit untuk pembangunan Masjid kepada masyarakat.

“Mulai tahun 2014-2019 mendapatkan dana sebesar Rp62 juta lebih. Selama tiga periode terkumpul Rp140 juta lebih. Dengan jumlah penyumbang 39 orang warga Dusun Jatimulya dan dari luar dusun empat orang,” kata Kardiman.

Baca Juga :  Polsek Koto Gasib Akan Gelar Kembali Razia Masker

Dilain pihak, Kepala Dusun Jatimulya Jumadi mengatakan, peremajaan itu dilakukan menindaklanjuti instruksi dari Penghulu Kampung Jatibaru.

“Sesuai instruksi yang disampaikan pak Penghulu Kampung Jatibaru, bahwa SK masa jabatan RT dan RW sudah habis, maka diperintahkan untuk melakukan peremajaan secepatnya,” kata Jumadi.

Dalam kesempatan itu juga pihak pemerintah dusun menyampaikan kas yang ada di dusun tersebut.

“Kas tenda sebesar 4 juta lebi sejak Januari hingga Desember 2021 dikurangi pengeluaran dengan sisa Saldo sebesar Rp3 juta lebih. Kas dusun Rp1200 ribu, pengeluaran Rp1500 ribu dipotong pengeluaran kas dusun menjadi Minim Rp300 ribu,” kata Edi Sutrisno.

Baca Juga :  Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Siak, Pistol Digerinda, Narkoba Dibakar dan Ponsel Dihancurkan dengan Palu

Selain kas Tenda, kata Edi, kita juga mengelola kas Warung Dusun (Wardus).

“Dana awal yang kita terima dari pengurus lama sebesar Rp4 juta. Sejak Januari 2020 sampai Desember berjumlah Rp4.900 ribu. Dipotong pengeluaran dengan sisa bersih Rp4.700 ribu,” tambahnya.

Proses pemilihan dilakukan secara langsung, pemilih bisa menyalurkan hak pilihnya melalui secarik kertas yang disediakan panitia dengan menuliskan nomor urut calon.

Hingga diterbitkannya berita ini, proses pemilihan dua ketua RW masih berlangsung.

Laporan: Koko



Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500

Komentar