oleh

Bahas Proyek Pompanisasi Lanjutan, Pemcam Bungaraya Gelar Rapat Bersama Petani

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Permasalahan pertanian tidak terlepas dengan pengairan sebagai penunjang keberhasilan petani di Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau. Oleh karena itu masyarakat berharap, agar pembangunan yang dikucurkan pemerintah baik dari Provinsi ataupun Pusat tidak sia-sia.

Menurut petani, untuk di kecamatan Lumbung Padi yang menelan anggaran Puluhan Miliar saat pembangunan Pompanisasi tahap satu manfaatnya belum dirasakan secara menyeluruh.

Sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak, Rakip berharap, sebelum pembangunan Pompanisasi tahap dua nanti harus benar-benar dikaji kembali fungsi dan operasionalnya.

Baca Juga :  Warga Keturunan Tionghoa di Siak Meninggal Malam Ini, Prosesi Pemakaman Layaknya Pasien Covid-19

“Banyak masyarakat yang mengadu ke saya terkait air tidak ada, padahal Pompanisasi sudah terbangun di Bungaraya. Untuk tahap dua ini, tolong baik itu dari PU Kabupaten Siak maupun BWSS agar lebih memperhatikan fungsi dan operasional untuk Pompanisasi tersebut,” kata Rakip Anggota DPRD Siak dari Partai PDIP kepada Publiknews.com, Selasa (16/03/2021).

Rakip juga menegaskan, agar pada kegiatan pembangunan yang ada di setiap kampung yang dilintasi nanti, pihak pelaksana melakukan koordinasi dengan pemerintah kampung.

“Puluhan Miliar pembangunan yang tahap satu tapi manfaatnya belum bisa dirasakan secara menyeluruh. Janganlah disia-siakan anggaran tersebut, agar upaya untuk mendapatkan anggaran itu benar-benar bermanfaat untuk petani,” tambahnya.

Baca Juga :  Jadwal Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi Dimajukan, Catat Tanggalnya

Sementara itu Pujanta Penghulu Kampung Langsat Permai berharap, untuk tahap berikutnya wilayah tiga kampung juga harus bisa merasakan Pompanisasi. Menurutnya, saat ini sudah banyak petani sawit yang sudah beralih ke tanaman padi.

“Untuk di Langsat Permai sudah hampir ratusan Hektar kebun sawit yang sudah beralih ke tanaman padi. Kalau pengairan tidak sampai ke sana, saya tidak bisa menjamin masyarakat akan beralih kembali ke Sawit,” kata Pujianta.

Dilain pihak Camat Bungaraya Amin Soimin mengatakan, untuk Pompanisasi yang ada saat ini masih banyak kendala. Ia juga berharap, agar tahap lanjutan proyek itu benar-benar bisa maksimal.

Baca Juga :  Dua warga Siak PDP COVID-19 usai dari Malaysia dan Bandung

“Pompanisasi yang ada saat ini masih kurang memadai. Selain masalah operasional, hanya beberapa wilayah yang bisa dialiri dari Pompanisasi. Dengan adanya proyek lanjutan nanti, semoga apa yang menjadi harapan petani dapat terwujud,” kata Camat.




Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar