oleh

Gerak Cepat Cegah Karhutla, Polsek dan Pemcam Koto Gasib Gelar Apel Siaga

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Wilayah Siak sebagian besar terdiri dari gambut. Pencegahan karhutla dilakukan pihak kepolisian bersama pemkab dan instansi terkait.

Dikatakan Kapolsek Koto Gasib Ipda Suryawan, dia tak bosan mengajak semua pihak terutama warga untuk mencegah karhutla.

“Mencegah lebih baik dari pada mengatasi. Hal ini perlu kepedulian dan kerja sama semua pihak. Meski tidak mudah, namun kita harus melakukannya jika kita tidak ingin ada karhutla di wilayah kita,” ungkap Kapolsek Suryawan kepada Publiknews.com.

Sebenarnya sejak 2019, pihaknya sudah membentuk Satgas Karhutla Kecamatan Koto Gasib yang memang sangat aktif. Satgas ini tidak hanya melibatkan personel Polsek, tapi juga pemerintah kecamatan dan kampung, organisasi dan perusahaan serta Masyarakat Peduli Api (MPA).

Baca Juga :  Belum Kantongi IMB, UD Siak Subur Sejahtera di Bungaraya Sudah Beraktivitas

“Tidak hanya mengkampanyekan bahaya karhutla untuk kesehatan, keselamatan dan lingkungan. Tapi juga bagaimana waktu, biaya dan tenaga yang dikeluarkan jika kebakaran lahan terjadi,” papar Kapolsek Suryawan.

Tidak hanya berhenti sampai di situ, kelompok diskusi, pertemuan dan pengajian dan rumah ibadah juga menjadi wilayah sosialisasi. Hal ini penting untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dan semua pihak untuk mencegah karhutla.

“Makanya pada Jumat (5/2) kami menggelar apel. Memastikan kesiapan tim dan personel serta peralatan. Lebih baik mencegah dari pada harus berjibaku memadamkan kebakaran lahan,” tandasnya.

Baca Juga :  Ini Peta Sebaran Per Daerah, Kini Kasus Positif Corona di Indonesia Jadi 514

Jika sama sama diawasi dan dijaga, kata Kapolsek Suryawan, dia yakin apa yang dikhawatirkan dapat diminimalisir, atau ditiadakan.

Senada juga disampaikan Camat Koto Gasib Dicky Sofyan, hari ini pihaknya menggelar Apel siaga bersama kepolisian dan Satgas yang sudah terbentuk sejak 2019 lalu.

“Hari ini kita menggelar Apel siaga, di mana kita bersama Polsek Koto Gasib dan juga MPA serta Satgas yang sudah terbentuk 2019 lalu untuk mengantisipasi adanya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Koto Gasib. Mengingat, beberapa hari ini cuacanya sangat panas dan rentan untuk wilayah gambut,” kata Dicky singkat.

Baca Juga :  Iniloh Ratih, Srikandi Siak Peraih Lima Besar Olimpiade Guru se-Riau dan Kepri

Laporan: Koko




Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar