oleh

Dari kanit Buser Hingga Jadi Kapolsek Koto Gasib, Berikut Perjalanan Ipda Suryawan

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Ipda Suryawan yang sudah menjabat selama 2,5 tahun sebagai Kapolsek Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau. Tentunya, untuk mendapatkan posisi itu bukanlah hal yang mudah. Banyak liku-liku yang ia jalani sebelum menduduki jabatan yang menurutnya di luar dugaan. Ipda Suryawan menceritakan, sebelum ia bertugas di Siak ia bertugas di Kabupaten Tembilahan menjadi ajudan Kapolres.

Bukan waktu yang singkat dirinya mengabdi di sana. Ipda Suryawan manjadi anggota Polisi Resor Tembilahan selama 14 tahun lamanya. Dari 14 tahun itu, setelah menjadi ajudan Kapolres ia menduduki jabatan Kanit Buser, jabatan terakhir di sana sebagai BhabinKamtibmas.

“Saya tugas di Tembilahan kurang lebih 14 tahun, pertama saya menjabat sebagai ajudan Kapolres, kemudian sebagai Kanit Buser, dan jabatan terakhir di sana sebagai BhabinKamtibmas,” kata Ipda Suryawan kepada Publiknews.com, Kamis (03/12/2020) siang di ruang kerjanya.

Baca Juga :  Bina Taruna harus Akui Skill Bima Putra di Perempat Final Piala Dandim 0303/ Bengkalis

Saat sekolah Ipda Suryawan mengambil jurusan perawat. Tentu tidak sejalan dengan karirnya saat ini. ia juga tidak menduga akan tertarik di kepolisian. Setelah lulus ia masuk kepolisian dan menjadi pelatih polisi, sebelum menjadi Buser dan Bhabin di Kabupaten Tembilahan.

Saat menjadi Buser di tembilahan banyak prestasi yang ia dapatkan seperti menyelesaikan banyak kasus-kasus dan penangkapan, namun karna itu memang sudah menjadi tugasnya tidak mendapatkan apresiasi atau penghargaan, kemudian tahun 2015 ia menjadi Babinkamtipmas. Dengan posisi itu, ia mendapatkan penghargaan sebagai Bhabinkamtibmas terbaik se Provinsi Riau dan mendapatkan kesempatan melanjutkan sekolah Perwira di Sukabumi, Jawa Barat.

Baca Juga :  Polres Siak Terima Rp 5,4 M Dana Pengamanan Pilkada

Penghargaan tersebut ia dapatkan karena telah membuat banyak kegiatan sosial yang ia lakukan saat menjadi Bhabin di Tembilahan. Ia mengajarkan kepada masyarakat menggunakan komputer, dari menginstal hingga memperbaiki komputer dan membuka sekolah PAUD.

“Kita ajarkan masyarakat dari mulai membuka komputer, membongkar sampai menginstalnya, kita juga membuka PAUD, dan semua serba gratis tidak ada bayaran,” kata Suryawan

Kegiatan itu ia lakukan, supaya masayarakat atau anak muda yang baru tamat sekolah bisa membuka lapangan pekerjaan di desanya dengan keahlian yang mereka dapatkan. Selain itu dapat membantu anak-anak sudah tamat sekolah SMA mereka bisa membuka lapangan kerja sendiri tidak bergantung kepada orang lain, dengan keahlian yang di dapatkan, seperti mengedit foto untuk undangan, video pernikahan dan lain-lain.

Komentar