oleh

Diduga Sejumlah ASN Punya Jabatan Pengurus KONI Kabupaten Siak, Dua dari Inspektorat

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Empat hari yang lalu, Kamis (6/2) pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Siak dikukuhkan. Dari beberapa pengurus terdapat pejabat struktural atau ASN yang turut dilantik oleh Pj Sekda, Jamaluddin di Gedung Mahratu depan Istana Siak.

Diketahui, berdasarkan Peraturan Perundang-undangan No 16 Tahun 2007, pasal 56 berbunyi pengurus Komite Olahraga Nasional, Komite Olahraga Provinsi, Komite Olahraga Kabupaten bersifat mandiri dan tidak terikat dengan kegiatan jabatan struktural dan jabatan publik.

Adalagi Surat Edaran Menteri Dalam Negeri NO.X.800/33/57 Tertanggal 14 Maret 2016 perihal tidak boleh ada rangkap jabatan Kepala Daerah/Wakil kepala daerah, pejabat struktural dan fungsional, serta anggota DPRD dalam kepengurusan KONI.

Baca Juga :  Upacara HUT RI ke 74 di Kampung Jatibaru Siak, Berlangsung Meriah

Namun, sejumlah ASN seperti Paula Chandra, Kabid Informasi Komunikasi Publik dan Statistik di Diskominfo Siak. Wan Yunus, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Siak. Kemudian Kepala Badan Inspektorat Siak, Fally Wurendarasto dan Inspektur Pembantu Wilayah II Inspektorat, Kharial Azmi, mereka juga turut dilantik sebagai pengurus KONI Siak periode 2019 – 2023 oleh Pj Sekda kemarin.

Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Siak, Wan Abdul Razak mengatakan belum mengetahui pasti tentang peraturan perundang-undangan maupun surat edaran tentang kepengurusan KONI oleh ASN.

Baca Juga :  Mantap! Motif Asam Gelubi Karya Pemuda Kampung Rempak Raih Juara di Festival Batik Siak

“Saya belum tahu pasti PP atau surat edarannya itu seperti apa, saya pelajari dahulu. Mungkin ada peraturan baru kita belum pelajari untuk ASN jabat fungsional di KONI. Nanti saya koordinasilah ke pak Sekda,” Kata Wan Razak kepada diruangannya.

Lain pula dengan Kepala Bagian Hukum Sekdakab Siak, Jon Efendi mengatakan bahwa hal itu sah-sah saja, yang melanggar itu ASN menjabat sebagai fungsional di KONI.

“Selagi tidak menjabat fungsional (Ketua, Sekretaris, Bendahara) tidak masalah itu boleh. Untuk pegawai Inspektorat berada di pengurusan KONI itu saya susah menjawab, harusnya dia jangan muncul di sana. Nanti saya pelajari lagi lah,” Cakapnya melalui telepon seluler.

Baca Juga :  Terkait Tambang Pasir Miliknya, Penghulu M Tahir : Saya Tak Cari Kaya Do

Wakil ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Siak, Rolis mengatakan kepengurusan KONI periode ini melanggar ketentuan, diduga ada permainan dalam kepengurusan KONI tersebut.




Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: [email protected] atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar