oleh

Luar Biasa Kabid Kepegawaian Dinas Pertanian Siak, Dikontrak Satu Helai Batik, Dijahit Dua

-Siak-2.612 views

SIAK, (Publiknews.com) -Pengadaan baju batik Siak di Dinas Pertanian Siak, senilai Rp47 juta dari APBD-P, benar benar ajaib. Dikontrak hanya satu helai dengan harga per helainya Rp450, akan ditambah jadi dua, sehingga masing masing pegawai yang berjumlah 104, mendapatkan dua helai baju batik.

Kabar gembira ini, menurut Kabid Kepegawaian Dinas Pertanian Siak Tasmi, yang dipercaya oleh Kadis untuk memegang proyek itu karena salah membeli bahan. Harusnya ia beli batik Siak, namun yang terbeli batik Riau, jadi satu orang pegawai nantinya mendapatkan dua potong baju.

“Karena itu kesalahan saya, saya harus bertanggung jawab. Saya rela dipotong dari uang saya,” ungkap Tasmi kepada Publiknews.com Selasa, (19/11/2019) siang.

Baca Juga :  Hilang Kendali, Kecelakaan Sepeda Motor di Kampung Langkai Siak, Satu Korban Meninggal Dunia

Terkait penunjukan Sari, sebagai pemenang kontrak dan menjalankan proyek, menurut Tasmi bukan wewenang dirinya, tapi wewenang Kasubag Program Salman.

“Salman yang bertanggung jawab tentang itu semua, silakan tanya ke Salman, Kasubag Program. Dia yang membuat kontrak kerja sama,” ucap Tasmi yang mengaku baru pertama sekali memegang proyek, apalagi proyek senilai Rp47 juta.

Tasmi juga sempat melontarkan pertanyaan kepada wartawan saat itu. Ia juga menjelaskan anggaran itu diambilkan dari ABT 2019.
“Besar atau kecil proyek Rp47 juta ini. Ini proyek Anggaran Belanja Tahunan (ABT) 2019, dan memang harus diselesaikan karena nilainya ya seperti itu,” tandasnya.

Baca Juga :  WOW, 27 Kepsek di Riau Diduga Terima ”Gratifikasi” dari Penerbit Jalan-Jalan ke Luar Negeri  

Di lain pihak, Salman yang selalu disebut-sebut oleh Tasmi penanggung jawab kegitan itu, saat dihubungi melalui ponselnya sebanyak dua kali tidak ada jawaban.

Sementara Sariyah, selaku kontraktor menjelaskan memegang proyek itu atas penunjukan. Ditanya ada tanda tangan kontrak atau yang terkait dengan itu, dia terlihat bingung.

Dia hanya menjelaskan seputar proyek itu menggunakan anggaran dia terlebih dahulu, dan dia sudah ada kesepakatan dengan penjahit batik akan menyelesaikan tepat waktu. Namun dia menyayangkan, tidak selesai sebagaimana harapannya.

“Kita kecewa sama tukang jahitnya, padahal janjinya tanggal 16-16 bulan ini selesai. Namun, ketika saya ke sana baru 30 helai yang siap,” kata Sariyah.


Siapakah Yang Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Siak 2020 - 2025?
  • *) Pilih Salah Satu
Baca Juga :  Buka MTQ ke X di Bungaraya, Bupati Siak Alfedri: Tingkat Kecamatan Serasa Tingkat Kabupaten



Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar