oleh

Semenisasi Jalan Rp100 Juta Lebih di Paluh Siak Tanpa Papan Plang, Drainase Airnya Meluber ke Samping

-Siak-1.974 views

SIAK, (Publiknews.com) – Pekerjaan proyek pembangunan jalan di Kampung Paluh, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Riau yang menelan biaya hingga ratusan juta lebih itu tanpa disertakan papan plang kegiatan.

Baca Juga :  Masyarakat Desak Penegak Hukum Periksa Kegiatan 2019 di Kampung Paluh

Tidak hanya proyek jalan, tapi juga proyek drainase yang hanya terpisah gang dengan jalan tanpa plang itu, airnya keluar padahal drainase tidak melimpah. Artinya lebih lebar parit dari pada drainasenya.

Seharusnya Drainase itu dibangun agar dapat melancarkan aliran air, namun malah sebaliknya air meluber hingga ke samping bangunan itu.

Hal itu diungkapkan Herlan (40) warga Paluh yang mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Sepengetahuan dirinya, sejak mulai dikerjakan kegiatan itu tidak tampak papan plang terpasang di sana. Sehingga, masyarakat tidak tahu asal-usul kegiatan dan sumber dananya dari mana.

“Itulah bang, saya selaku masyarakat di sini prihatin dengan kondisi di Kampung Paluh ini. Ada beberapa kegiatan pembangunan, masyarakat tak tahu berapa anggarannya, dari mana sumbernya, dan siapa pelaksananya,” kata Herlan kepada Publiknews.com di lokasi pada Rabu, (13/11/2019) pagi.

Baca Juga :  Tiga Nama, Siap Duduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Siak

Selang beberapa waktu, datang seorang yang mengenalkan diri atas nama Ari, dan mengaku sebagai pendamping kampung tersebut mengatakan, bahwa kegiatan itu nilainya seratus juta lebih. Saat ditanya kenapa tidak dipasang papan plang kegiatan, Ari berdalih papan plang tersebut masih di Kantor Penghulu.

“Anggarannya sekitar seratus juta lebih bang, lebar 4 meter, tebal 15 sentimeter dan panjangnya sekitar 100 meter. Kalau papan plang ada bang, masih di kantor belum dipasang,” kata Ari.

Ari juga mengatakan, kalau pembangunan yang berlangsung itu nama jalannya Lingkungan. Namun, saat ditanya sumber anggarannya dari mana ia langsung meninggalkan lokasi.

“Yang dibangun ini namanya jalan Lingkungan bang, yaudah ya bang saya tinggal dulu masih ada urusan lain,” kata Ari sambil bergegas mengendarai sepeda motor maticnya.

Di lain pihak, Kerani Kampung Paluh Syafriadi atau yang akrab dipanggil Ujang Ompak saat dikonfirmasi Publiknews.com berbelit-belit. Ia meminta, terkait masalah itu, agar dibicarakan di kantor saja.


Siapakah Yang Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Siak 2020 - 2025?
  • *) Pilih Salah Satu



Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar