oleh

Kadis PU Siak Meradang, Skat Kanal yang Dibangun PT BKM Minta Segera Dibongkar

-Siak-2.182 views

SIAK, (Publiknews.com) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tata Ruang dan Pemukiman (Tarukim) Kabupaten Siak, Irving Kahar meradang saat mengetahui suplesi air untuk pertanian petani di Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau telah dibangun bendungan dan skat kanal oleh PT Balai Kayang Mandiri (BKM).

Padahal kanal untuk suplesi pengairan dibangun menggunakan dana APBN untuk kepentingan masyarakat Siak khususnya dipersawahan, akan tetapi malah dipakai untuk kepentingan perusahaan.

” Yang bangun kanal Pemerintah Daerah melalui dana APBN dan APBD, kok malah di bendung secara permanen oleh BKM. Tentu petani menjerit karena lahan persawahan milik mereka kekeringan. Kita minta bendungan dan skat kanal itu dibongkar secepatnya, paling lambat dua hari,”ucap Kadis PU Tarukim Siak, Irving Kahar, Selasa (15/10/2019) di aula kantor Penghulu kampung Kemuning Muda.

Baca Juga :  Banyak Perusahaan Beroperasi Di Tualang Ogah Pakai Tenaga Kerja Lokal

Jika tidak segera dibongkar, lanjut Irving, besok, Rabu (16/10/2019) kita juga akan menurunkan alat berat ke lokasi untuk membongkarnya. Jangan karna alasan mengatasi karhutla, tapi malah mengorbankan nasib petani.

” Pakai hati lah perusahaan tuh, seharusnya mereka harus minta izin dong ke PU Siak, karna kanal itu yang buat pemerintah daerah,jangan karna kepentingan sepihak maen bendung bendung aja,” cetus Irving di dalam forum pertemuan dengan masyarakat Kecamatan Bungaraya dan di hadapan Perusahaan BKM dan TKWL.

Sementara itu, Humas PT Balai Kayang Mandiri (BKM), Yustinus berjanji akan membongkar bendungan yang dilakukan oleh perusahaan tempatnya bekerja itu, sebab ia mengklaim akan terus mensupport Pemerintah Daerah Kabupaten Siak.

Baca Juga :  Gunakan Gerobak, Penghulu Jayapura dan Bhabinkamtibmas Sosialisasi penyebaran Covid-19

“Kita akan bongkar bendungan tersebut,dan tadi juga sudah dibuat kesepakatan dengan pihak Pemerintah Daerah, DLH, Dari KLHK, bahkan hadir juga perwakilan Badan Restorasi Gambut.Kita komit mendukung pemerintah daerah” Klaim Humas BKM saat ditemui setelah pertemuan dengan masyarakat Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau.

Untuk diketahui, seluas 3314 Hektar lahan pertanian dan persawahan milik petani di Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau terancam batal tanam dikarenakan lahan tersebut kesulitan mendapatkan air.

Sementara itu,penyebab terjadinya kekeringan tersebut akibat bendungan yang dibangun oleh PT BKM sehingga suplesi air tidak sampai ke persawahan.

Komentar