SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, mengajak pondok pesantren dan masyarakat memanfaatkan lahan kosong menjadi produktif dengan menanam sayur, cabai, bawang, hingga beternak ayam. Langkah ini dinilai penting untuk membantu mengendalikan inflasi sekaligus mendukung kebutuhan pangan di Kabupaten Siak.
“Pondok pesantren bisa mengoptimalkan lahan tidur menjadi produktif. Selain tanaman pangan, bisa juga dengan memelihara ayam petelur,” ujar Syamsurizal saat menghadiri Tasyakuran HUT RI ke-80 sekaligus Harlah ke-41 Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in (PPHM) di Bungaraya, Minggu malam (24/8/2025).
Menurutnya, meski terlihat sederhana, komoditas seperti cabai dan telur memiliki pengaruh besar terhadap inflasi daerah.
Dengan produksi mandiri, pondok pesantren setidaknya dapat memenuhi kebutuhan pangan internal, bahkan berpotensi menjual hasilnya keluar untuk meningkatkan ekonomi pesantren.
Syamsurizal juga menyinggung kebutuhan besar bahan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang segera berjalan.
“Bayangkan, satu dapur MBG bisa membutuhkan 3.000 telur per hari. Di Siak ada 52 dapur, berarti 156 ribu telur per hari atau lebih dari 3 juta telur hanya untuk 20 hari,” jelasnya.
Ia menegaskan, Kabupaten Siak tidak bisa terus bergantung pada pasokan dari luar daerah. Karena itu, peran aktif masyarakat dan pondok pesantren sangat dibutuhkan dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.
Di akhir sambutannya, Wabup Syamsurizal juga mengucapkan selamat Harlah ke-41 Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in.
“Semoga ponpes ini semakin maju, sukses, dan terus melahirkan generasi alim yang bermanfaat bagi Kabupaten Siak,” pungkasnya.
Laporan : Sary
Editor : Koko Haryadi
Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News
Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500






