oleh

Perjuangan Sadam, Penghulu Kampung Benhul Terpilih Tapi Tak Dilantik Bupati Siak

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Sadam (34) warga Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Riau terus berjuang demi marwahnya. Setelah tahun lalu ikut dalam kontestasi Pemilihan Penghulu Kampung serentak di Siak, meski menang dalam perolehan suara, namun ia tak dilantik oleh Bupati Siak seperti Penghulu lainnnya.

Sadam berjuang bukan karena kegilaan terhadap jabatan sebagai Penghulu Kampung. Namun, marwah diri dan keluarganya yang ia perjuangkan.

Menurut Sadam, tuduhan selama ini yang ia terima sangat menyayat hatinya. Sebab itulah, Sadam menempuh jalur hukum untuk membuktikan apa yang selama ini dituduhkan kepadanya.

Baca Juga :  Karhutla di Siak, Lahap 7 Hektar Lahan Masyarakat

Langkah awal Sadam di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negeri (PTUN) Pekanbaru, Riau, ia menang dalam perkara tersebut.

“Pada gugatan pertama di PTUN Pekanbaru, Riau, saya dinyatakan menang oleh Majelis Hakim,” kata Sadam kepada Publiknews.com, Sabtu (28/11/2020) sore di kediamannya.

Sadam selalu sabar dan berusaha mencari keadilan. Meski sudah setahun tak kunjung selesai, ia masih menunggu hasil akhir dari perjuangannya. Setelah pada Juli lalu Pemkab mengajukan banding ke PTUN Medan, Sadam kembali lagi menang dalam perkara tersebut.

“Alhamdulillah, untuk yang kedua kalinya saya menang lagi dalam banding sengketa Pilpeng Pemkab Siak di PTUN Medan,” kata dia.

Baca Juga :  Kecamatan Sabak Auh Siak, Gelar Apel Serpas Logistik Pemilu 2019

Salah satu tokoh masyarakat Benteng Hulu, H Abdul Rauf menyayangkan sikap Pemkab Siak yang tidak bisa menangani masalah sekecil itu. Menurutnya, kalau hanya masalah kampung saja tidak bisa diselesaikan Bupati.

“Untuk apa pemda melakukan kasasi? Pemda seharusnya menghargai hak konstitusi masarakat Benhul yang sudah memberikan hak pilihnya kepada Sadam sebagai calon terpilih secara mutlak. Masak pemerintah membungkam suara masyarakat,” kata H Rauf.

Lebih lanjut mantan Penghulu Kampung Benteng Hulu dua periode itu menegaskan, jika untuk dilakukan pemilihan ulang itu hal yang mustahil. Menurutnya, dasar mana yang akan dipakai untuk pemilihan ulang tersebut.

Baca Juga :  Beruang Resahkan Warga di Siak Terperangkap Jeratan Babi, Evakuasi Tunggu BBKSDA Riau

“Mustahil kalau mau dilakukan pemilihan ulang, sementara dasar mana lagi yang akan dipakai sebagai pedoman pemilihan itu,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemkab Siak Jon Efendi, ketika dikonfirmasi melalui whatsapp pribadinya mengatakan, pihaknya belum menerima salinan putusan banding dari PTUN Medan. Kalau memang kalah, pihaknya masih ada upaya hukum.




Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar