oleh

Dikunjungi PKS, Kepala Kejati Riau Uun: Saya Punya Keyakinan, Potensi PKS Kedepan Sangat Bagus di Riau

PEKANBARU, (Publiknews.com) – Dalam rangka menguatkan kerjasama dan komunikasi ke lembaga pemerintahan, DPW PKS Riau melakukan silaturahim ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau pada Selasa ,(17/12/2019) di aula pertemuan lantai 4.

Rombongan PKS Riau yang terdiri dari Ketua Umum Hendry Munief, Sekretaris Umum Junaidi Abdul Rahman, Wakil Sekum Idral dan beberapa pengurus yang lain disambut hangat oleh Kepala Kejati Riau Uun Abdul Syakur, Wakil Kejati Riau Mia Amiati, Asintel Kejati Riau Raharjo Budi dan beberapa staf Kejati Riau lainnya.

Mengawali pembicaraan pada pertemuan tersebut, Hendry Munief mengatakan bahwa tujuan silaturahim yang dilakukan oleh PKS adalah untuk mengenal lebih dekat Kejati Riau dan meminta masukan-masukan agar PKS lebih maksimal dalam berkontribusi untuk Riau yang lebih baik kedepan.

Baca Juga :  Berikut Daftar 10 Anggota DPR RI Periode 2019-2024 Peraih Suara Terbanyak

Hendry Munief juga menyampaikan bahwa pelayanan yang dilakukan PKS terbuka untuk semua masyarakat tanpa memandang suku, agama, RAS dan golongan.

“Seperti kabut asap beberapa bulan kemarin. Ada seorang Apoteker beragama budha, etnis Tionghoa yang ikut menjadi relawan di Posko Asap yang didirikan PKS. Hal-hal seperti tentu sangat menyejukkan, sekaligus membantah stigma yang mengatakan PKS partai ekslusif,” ungkap pengusaha yang memiliki 11 ribu binaan UMKM tersebut.

Mendengar hal tersebut Kepala Kejati Riau bertanya kepada Hendry Munief apakah yang menjadi anggota PKS bisa di luar orang Islam.

Baca Juga :  Dianggap Langgar Aturan, Reklame Ketua DPP PSI Tsamara Amany Disegel Pemprov DKI

“Apakah Non Muslim juga boleh menjadi anggota PKS ?”.

Dengan pertanyaan Kajati Riau itu, Hendry Munif langsung memberikan jawaban. Ia juga menjelaskan, bahwa di daerah lain juga ada anggota PKS yang notabene nya bukan orang Islam.

“Boleh pak. Beberapa Kepala Daerah dan anggota DPRD yang merupakan kader PKS adalah non-muslim, seperti di Papua dan di daerah lainnya,” jawab Hendry Munief.

Jawaban Hendry Munif sangat mengagumkan Kajati Riau. Selama ini sepengetahuannya hal itu tidak boleh menjadi anggota PKS.

“Wah sangat bagus, saya baru tau itu. Saya kira gak boleh, ini harus disosialisasikan ke masyarakat agar hilang sekat-sekat yang ada selama ini,” sambut Kepala Kejati Riau.

Komentar