oleh

Pekerja Asal China Tewas di Proyek Gedung, Sejumlah Tulang Haisheng Patah

JAKARTA, PUBLIKNEWS.COM – Polisi menyatakan Tenaga Kerja Asing (TKA) China meninggal di proyek Apartemen Meikarta, Cikarang Bekasi, bukan akibat terinfeksi virus corona. Hasil autopsi sementara, TKA bernama Yuan Haisheng (46) itu tewas akibat kecelakaan kerja.

“Jadi itu kecelakaan kerja untuk indikasi awalnya,” kata Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Hendra Gunawan saat dikonfirmasi, Minggu (9/2).

Hendra mengatakan jasad Haisheng ditemukan Jumat (7/2) sekitar pukul 20.00 WIB. Perkiraan dokter, Haisheng tewas lebih dari tiga hari sebelum akhirnya ditemukan.

Dari autopsi sementara, kata Hendra, ada luka serius di bagian kepala dan sejumlah tulangnya patah. Polisi untuk sementara menilai kematian Haisheng karena kecelakaan kerja.

Baca Juga :  Pekerja Lokal di GI Siak di PHK Sepihak, PT MPE Sebut Perusahaannya Butuh Pekerja di Atas Standar

“Perkiraan dokter itu meninggalnya sudah 72 jam,” ucapnya.

Haiseng ditemukan di lantai 11 apartemen tersebut. Sedangkan proyek yang sedang dikerjakan adalah pembangunan lift pada lantai 11 hingga lantai 20.

“Jadi lantai 11 ke 13 pintu lift tertutup karena belum ada liftnya. Di lantai 14-20 pintu lift terbuka. Tapi di lantai 14 ada jaring, ya untuk menahan kalau ada orang jatuh kali ya, tapi Jaring itu putus,” ungkapnya.

“Nah ini yang lagi kami selidiki dia itu jatuh dari mana. Apa lantai 15, 16, 17, 18 atau 20. Itu kami lagi cek dimana bekas korban terpeleset,” kata Hendra kemudian.

Baca Juga :  Baru Pulang dari di Negaranya, TKA Asal China PT IKPP Perawang Dikarantina

Ke Indonesia 8 Januari

Hendra mengatakan Haisheng tiba di Indonesia dari China pada 8 Januari 2020. Jika pria itu terinfeksi corona, menurut Hendra, TKA tersebut sudah pasti meninggal lebih cepat. Sedangkan perkiraan meninggal Haisheng 72 jam sebelum Jumat (7/2).

“Nah masa inkubasi corona hanya dua minggu. Jadi misalnya dari 8 Januari ke waktu meninggal ya tidak mungkin bisa bertahan hidup. Ini sudah mau sebulan, maka harusnya udah meninggal duluan,” kata Hendra.




Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: [email protected] atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar