oleh

Kasus Covid-19 di Siak, 10 PDP Satu Diantaranya Meninggal Dunia

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Sebanyak 10 kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Siak, Riau satu diantaranya meninggal dunia. Hal itu dijelaskan Bupati Siak Alfedri kepada sejumlah awak media, Selasa (14/4/2020) di live room Siak Siaga 112. Dikatakannya, ada sebanyak 10 PDP satu diantaranya meninggal dunia.

“Melihat hari ini data di kabupaten Siak dengan PDP 10, 6 lagi dirawat di rumah sakit, tiga sudah sembuh pulang ke rumah dan satu meninggal,” kata Alfedri.

Alfedri juga mengatakan, untuk saat ini di Kota Istana belum ada yang positif Covid-19. Menurutnya, jika sesuai kriteria, Siak belum bisa diajukan untuk menjadi Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB).

Baca Juga :  Kadis PMK Siak Yurnalis: 85 Kampung Sudah Bisa Ajukan Pencairan ADK Tahap Satu

“Hari ini tidak ada yang positif di Kabupaten Siak, sebetulnya kalau melihat kriteria, ini belum bisa diajukan untuk menjadi PSBB, karena yang menjadi PDP ini kan 5 Kecamatan, yaitu Kecamatan Siak, Tualang, Kandis, Sungai Apit dan Sabak Auh, yang 8 lagi belum ada PDP, tapi mudah-mudahan tidak terjadi,” jelasnya.

Alfedri juga berharap, untuk mengatasi pandemi Covid-19, hendaknya mengedepankan pola mencegah dengan berbagai cara.

“Untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, hendaknya kita mengedepankan pencegahan. Dalam hal ini kita berharap kepada dinas Kesehatan, puskesmas, pihak kecamatan, kampung dan masyarakat agar membiasakan diri mengurangi aktifitas di luar, selalu memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak dengan sesama dan menghindari bersalaman,” tukas Alfedri.

Baca Juga :  Ngeri, di Kota ini Mayat-mayat Korban Virus Corona Dibiarkan Membusuk di Jalanan

Laporan: Koko


Siapakah Yang Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kab. Siak 2020 - 2025?
  • *) Pilih Salah Satu



Redaksi Publik News menerima kiriman opini & jurnalisme warga. Panjang kiriman 500 – 600 kata dan dikirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar