oleh

Teluk Lanus Tanpa Dokter, Bupati Siak Alfedri: Saya Sudah Perintahkan Kadiskes, dan Anggarannya Ada

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Terkait tidak adanya tenaga seorang dokter di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau Bupati Siak Alfedri angkat bicara. Pasalnya, ia sudah memerintahkan agar Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Siak Toni Chandra segera menempatkan dokter di kampung tersebut jauh hari sebelumnya. Menurut Bupati, karena kampung Teluk Lanus merupakan kampung terpencil, tentu banyak keterbatasan untuk pelayanan kesehatan masyarakat di sana.

Perintah orang nomor satu di Kota Istana itu, ternyata diabaikan oleh Kadiskes Siak Toni Chandra. Faktanya, sampai saat ini dokter di Teluk Lanus belum juga ada terlaksana meski anggaran sudah digelontorkan.

“Saya sudah perintahkan saudara Toni untuk menempatkan dokter di Teluk Lanus, dan anggarannya ada. Karena, Kampung tersebut merupakan daerah yang terpencil tentu ada keterbatasan pelayanan kesehatan di sana,” kata Alfedri kepada sejumlah awak media pada Kamis, (13/2/2020) usai launching Call Centre 112 di Kantor Bupati Siak.

Baca Juga :  Terkait Anggaran Covid-19 2020 di Siak, Faly Wurendarasto Akui, ada Temuan Kelebihan Bayar di Dinas Kesehatan

Padahal sejak program penempatan dokter daerah terpencil diluncurkan, Pemkab Siak selalu menganggarkannya setiap tahun.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak Toni Chandra saat dikonfirmasi melalui saluran telefon genggamnya mengatakan, dulu sudah ada Dokter yang ditugaskan di Teluk Lanus. Namun sampai saat ini, pihaknya belum mendapatkan penggantinya.

“Dulu sudah ada dokter Widodo di sana. Tapi sabar dulu lah, karena cari penggantinya susah,” kata Toni kepada Publiknews.com Jum’at (14/2/2020) sore.

Toni juga menyebutkan bahwa terkait anggaran penempatan Dokter di Teluk Lanus bisa dikembalikan jika tidak terpakai. Dan jika tidak ada dokternya, maka dana tidak direalisasikan dan kembali ke kas daerah.

Baca Juga :  Pembangunan Kilang Padi UD Siak Subur Sejahtera Tak Berizin, Camat: Harusnya Dihentikan Dulu Pembangunannya

“Kalau masalah anggaran kan bisa dikembalikan kalau tak dipakai. Pokoknya kita masih mencarikan penggantinya dulu, nanti kalau sudah ada saya kabari lagi,” tandas Toni.

Dilain pihak, Penghulu Kampung Teluk Lanus Irwan Syahroni mengatakan, bahwa sejak tahun 2017 lalu tidak ada dokter di sana.

“Kalau dokter Widodo sudah lama gak di sini lagi mas. Sejak 2017 lalu di Kampung Teluk Lanus belum ada pengganti dokter yang lama,” kata Syahroni singkat pada Ahad (16/2/2020).

Laporan: Koko



Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500


LOWONGAN KERJA WARTAWAN PUBLIKNEWS

Komentar