oleh

Hilang Misterius, Pelajar SMP Ditemukan Tewas Tergantung di Belakang Mall Kali Rungkut

JAWA TIMUR, PUBLIKNEWS.COM –  Kanitreskrim Polsek Rungkut, Surabaya Iptu Djoko Susanto menyampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan tim forensik RSUD Dr. Soetomo terkait peristiwa meninggalnya Valentino Tandjung pelajar SMP Negeri di Surabaya yang ditemukan tak bernyawa tergantung di pohon belakang mal Rungkut, tidak ditemukanya kekerasan.

“Dari hasil pemeriksaan tim dokter tidak menemukan adanya tanda kekerasan, dan dinyatakan bunuh diri,” kata Djoko saat ditemui di Polsek Rungkut oleh awak media Ahad (24/04/2022).

Djoko melanjutkan, saat di lokasi ditemukannya jenazah Valentino pada Rabu (20/4/2022) sore sekitar pukul 16.00 WIB dirinya menyampaikan kulit mayat pelajar berusia 15 tahun ini sudah rusak dan kepala tinggal menyisakan tengkorak saja.

“Mayat ditemukan gantung diri di jenis pohon lamtoro dengan ketinggian kurang lebih dua meter, tidak terlalu tinggi pohonnya,” katanya.

Baca Juga :  Tak Terima Ditegur Warga, Diduga Oknum Polisi di Sidoarjo ini Lepaskan Tembakan

“karena sudah cukup lama sekitar satu bulan dari kejadian, saat ditemukan posisi kepala mayat sudah menghadap ke belakang dan ranting-ranting pohon semakin rimbun,” tutur Djoko.

Untuk sementara ini, lanjut Djoko, pihaknya belum melanjutkan penyelidikan kasus kematian pelajar SMP karena berdasarkan pernyataan tim dokter tidak ditemukan adanya tindak kekerasan.

Pada kesempatan yang sama Kompol Bambang Prakoso Kapolsek Rungkut mengatakan bahwa jenazah Valentino ditemukan di lahan kosong belakang pusat perbelanjaan di Jalan Kali Rungkut.

“Saat kami datang ke TKP tidak ditemukan benda-benda mencurigakan, serta jenazah masih mengenakan seragam pramuka dan barang peralatan sekolah,” ujar Bambang

Barang-barang milik Valentino yang ditemukan di TKP diantaranya tas, HP, buku pelajaran, dan peralatan tulis. Sedangkan untuk tali yang diduga digunakan untuk bunuh diri adalah jenis tali rafia yang terbuat dari plastik.

Baca Juga :  4 Kisah Pendaki yang Sempat Tersesat di Gunung

Bambang Prakoso menyampaikan bahwa saat ini jenazah Valen sudah dikebumikan oleh pihak keluarga.

“Kami mendapat kabar dari pihak keluarga jenazah sudah dimakamkan, jadi pihak keluarga tidak ada keinginan untuk diautopsi,” ujar Bambang.

Pada informasi sebelumnya, Yuliana Tini warga Jalan Kali Rungkut ibu dari Valentino, pada hari Senin (7/3/2022) mengudarakan laporan kehilangan anak laki-lakinya yang meninggalkan rumah sejak hari Jumat (4/3/2022).

Valen panggilan akrabnya kata Yuliana, berpamitan pergi ke sekolah di SMP Negeri Surabaya. Saat berpamitan dia meminta uang saku lebih yang akan digunakannya untuk naik ojek online.

Yuliana mengaku kondisi anaknya adalah anak berkebutuhan khusus. Katanya, Valen adalah anak pendiam dan kesehariannya tidak bisa lepas dari gadgetnya.

Pihak keluarga sudah mencoba menghubungi HP Valen sejak Jumat malam namun HP-nya mati. Dia sudah mencari ke teman-teman Valen dan keluarganya tapi nihil, Yuli juga melaporkan kehilangan anaknya ini ke polisi.

Baca Juga :  Hari ke-2 Pasca Tsunami, Tim SAR Temukan 9 Jenazah di Tanjung Lesung

Yuli menepis kabar yang beredar apabila anaknya meninggal dikarenakan bunuh diri di pohon tersebut, dia menduga anaknya dipalak.

“Katanya itu bunuh diri, saya gak percaya anaknya ceria sebelum meninggalkan rumah. Sebelum hilang kita sempat jalan-jalan rekreasi. Malam sebelum hilang dia mijitin saya. Anehnya dompet sama celengan uang yang dibawa gak ada,” kata Yuliana.

“Anehnya lagi kalau gantung diri otomatis dia ndingkluk (menunduk), ini ndangak (mendongak),” pungkasnya.



Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500

Komentar

Berita Terkini