Tak Lagi Terpusat di Kota, Bupati Siak Afni Dorong Pembangunan Masuk ke Kampung

Infotorial, Siak92 views

SIAK, PUBLIKNEWS.COM – Bupati Siak Afni menegaskan komitmennya untuk memulai pemerataan pembangunan dari kampung, bukan lagi terfokus di pusat kota. Hal itu disampaikan Afni saat membuka Rapat Koordinasi Pemerintah Daerah dan Pemerintah Kampung se-Kabupaten Siak di Gedung Kesenian, Kota Siak, Selasa (15/7/2025).

“Pemerataan pembangunan, kita tidak lagi membangun hanya di pusat kota. Kami pastikan APBD dan pembangunan akan dikucurkan ke setiap kampung,” tegas Afni disambut tepuk tangan meriah peserta Rakor.

Afni meminta seluruh camat, lurah, dan penghulu segera menyelaraskan dokumen RPJMDes dan Renstra Desa dengan RPJMD Kabupaten Siak, agar sejalan dengan 17 Program Kerja Bupati dan Wakil Bupati Siak.

Menurutnya, penghulu adalah perpanjangan tangan bupati yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga pembangunan harus direncanakan berdasarkan kebutuhan kampung.

“Kita ingin pembangunan yang berdampak langsung ke masyarakat, bukan hanya kegiatan seremonial,” ujarnya.

Bupati perempuan pertama di Siak ini menyebut, target pemerataan pembangunan di seluruh kampung akan mulai terlihat pada tahun ketiga masa kepemimpinannya, mengingat saat ini masih fokus pada pembayaran tunda bayar sebesar Rp327 miliar.

Dalam Rakor perdana bersama para penghulu, Bapekam, dan lurah tersebut, Afni juga menekankan agar para penghulu tidak sembarangan menerbitkan surat keterangan tanah, terutama di kawasan hutan produksi, hutan lindung, dan konservasi.

Hal ini sejalan dengan visi dan misi utama kepemimpinannya untuk memperjuangkan hak atas hutan dan tanah masyarakat Siak serta menghindari konflik lahan.

“Tolong ingatkan masyarakat, jangan menanam sawit di kawasan hutan produksi, apalagi konservasi. Kami ingin menyelesaikan masalah yang ada, jangan ditambah lagi,” tegas Afni.

Salah satu program kerja yang menjadi perhatian adalah pemberian seragam sekolah gratis dengan menggandeng UMKM kampung. Rencananya, setiap kampung dan kelurahan akan memproduksi sekitar 300 seragam sekolah dengan standar harga yang telah ditentukan UMKM, sehingga program ini tidak hanya membantu siswa tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal.

Selain itu, Afni menjanjikan akan memberikan insentif khusus bagi penghulu, camat, dan lurah yang kreatif dan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari kampung masing-masing, mengingat PAD Siak saat ini masih di bawah Rp500 juta.

“Kami berharap kolaborasi ini menjadi langkah nyata mewujudkan pemerataan pembangunan, memperkuat ekonomi kampung, dan mengurangi kesenjangan antara kampung dan kota di Kabupaten Siak,” tutup Afni.

 

Laporan : Sary 

Editor : Koko Haryadi 



Lihat Berita dan Artikel Terbaru Publik News Lainnya di Google News


Redaksi Publik News menerima kiriman berita, rilis pers dan opini. Kirim ke: mediapubliknewscom@gmail.com atau WhatsApp: 0852 7213 4500